Pemkab Banjar Gelar Uji Publik Design Revitalisasi Penataan Kawasan Sekumpul

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP), gelar uji publik design penyusunan Detail Engineering Design (DED) Sekumpul Lanjutan, di teras Kantor Kelurahan Sekumpul, Kecamatan Martapura, Kamis (8/12/2022).

klikkalimantan.com, MARTAPURA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar, melalui Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP), gelar uji publik design penyusunan Detail Engineering Design (DED) Sekumpul Lanjutan, di teras Kantor Kelurahan Sekumpul, Kecamatan Martapura, Kamis (8/12/2022).

Usai kegiatan uji publik penyusunan DED revitalisasi Penataan Kawasan Sekumpul segmen II dan III yang dihadiri Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), dan Kejaksaan Negeri (Kejari), Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banjar, Mokhamad Hilman, mengatakan, banyak saran dan masukan yang telah diberikan masyarakat yang mendukung Penataan Kawasan Sekumpul segmen II dan III.

“Dari design yang kita siapkan, tentunya membutuhkan lahan. Inilah yang kita informasikan kepada masyarakat yang terdampak proyek revitalisasi Penataan Kawasan Sekumpul, agar clear and clean. Kalau sudah selesai, design lainnya dapat menyesuaikan,” ujarnya.

Komentar serupa diungkapkan Kepala Dinas PUPRP Kabupaten Banjar, Anna Rosida Santi, kepada sejumlah awak media. Bahwa, semua lapisan masyarakat menyepakati rencana revitalisasi penataan Kawasan Sekumpul yang telah disusun.

“Mereka sepertinya sepakat terhadap perencanaan yang ada, karena dalam perencanaan ini kita juga mengakomodir apa yang menjadi harapan, saran, dan masukan masyarakat, dan perencanaannya juga tidak berbeda jauh dengan segmen I,” ucapnya.

Terlebih, lanjut Anna Rosida Santi, penataan Kawasan Sekumpul juga bertujuan untuk mengendalikan genangan air yang selama ini menjadi permasalahan di kawasan Sekumpul. Baik di segmen II maupun III.

“Dari segmen II dan III, yakni dari jembatan irigasi di segmen I hingga Sekumpul ujung, kontur tanahnya lebih rendah. Sedangkan dari segi eksisting, volume drainase juga terlalu kecil,” katanya.

Tak hanya itu, dikatakan Anna Rosida Santi, Dinas PUPRP Kabupaten Banjar juga sudah melaksanakan kegiatan sosialisasi, sebelum kegiatan uji publik design digelar di Kelurahan Sekumpul.

BACA JUGA :
Pemkab Banjar Siap Salurkan Bantuan Logistik Bagi Warga Terdampak Banjir

“Untuk kegiatan sosialisasi lebih rincinya akan kembali dijadwalkan Kelurahan Sekumpul di RT setempat. Tapi, sebelum kegiatan sosialisasi dilaksanakan, dalam satu minggu kita akan terjun ke lapangan bersama BPN dan kelurahan untuk mengumpulkan bukti dukung, agar mengetahui jumlah lahan warga yang terdampak, dilengkapi by name, by address, dan melakukan pengukuran lahan yang terdampak pengerjaan,” pungkasnya.(zai/klik)