Jelang Musim Kemarau Konsumsi Leding Meningkat, Ini Persiapan PDAM Intan Banjar

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
LEDING - Rutinitas tahunan saban musim kemarau, konsumsi leding pelanggan PDAM Intan Banjar meningkat. (foto: net/to/klik)

KLIKKALIMANTAN.COM – Kubikasi konsumsi leding pelanggan PDAM Intan Banjar meningkat saban jelang dan sepanjang musim kemarau. Begitu pun pada musim kemarau tahun ini.

Menurut Azwar, Kepala Bagian (Kabag) SDA pada PDAM Intan Banjar, peningkatan komsumsi leding sudah mulai terjadi sejak sekitar satu bulan lalu. “Akhir Juni sudah mulai terpantau ada peningkatan. Dari yang semula rata-rata 10 – 11 kubik menjadi 13,5 kubik per rumah,” ujarnya ditemui di Kantor PDAM Intan Banjar di Banjarbaru akhir pekan kemarin.

Peningkatan kubikasi konsumsi leding menurutnya lantaran terjadi perubahan pola konsumsi masyrakat yang semula masih menggunakan air sumur sebagai alternatif, beralih menggunakan leding sepenuhnya.

PIPA – Dirut PDAM Intan Banjar, Syaiful Anwar mendampingi Bupati Banjar H Khalilurrahman dan Walikota Banjarbaru, H Nadjmi Adhani saat memantau pipa SPAM Banjarbakula yang rampung dipasang di IPA II Pinus Banjarbaru beberapa waktu lalu. (foto: dok/to/klik)

“Pada saat musim penghujan, pelanggan masih punya alternatif menggunakan air sumur, tapi saat kemarau sumur-sumur kering,” kata Azwar didampingi Kasubag Humas, Hikmatullah.

Peningkatan penggunaan air leding oleh pelanggan tiap musim kemarau tersebut, diakui Azwar lazim beriringan dengan meningkatnya keluhan distribusi leding yang kadang tersendat.

Karena itu, sejumlah persiapan sebagai upaya meminimalisir keluhan dan pengaduan pelanggan akan mulai dilakukan. Salah satunya melaksanakan monitoring jaringan distribusi. Karena menurut Azwar, instalasi yang lama tak digunakan di sepanjang musim penghujan, menjadi salah satu penyebab utama leding mampet, atau mengalir kecil.

Yang juga akan dilakukan sesuai instruksi managemen, kata Azwar, adalah pemantauan dan penertiban sambungan-sambungan illegal yang mungkin masih dilakukan pelanggan. “Karena sebelum-sebelumnya ditemukan pelanggan yang melakukan penyambungan illegal pipa sebelum meter,” kata Azwar. (to/klik)

BACA JUGA :
Bupati Lepas Atlet Popprov Kalteng 2022

Berita Terbaru

Scroll to Top