Pulihkan Sistem Listrik Kariangau-Petung, PLN Gerak Cepat 60 Jam Tanpa Henti

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
General Manager PLN UIP3B Kalimantan, Abdul Salam Nganro, saat menjelaskan langkah penormalan gangguan jaringan listrik Kariangau-Petung.

klikkalimantan.com, BALIKPAPAN –  PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Balikpapan bergerak cepat memulihkan pasokan listrik jalur transmisi Karingau-Petung pasca robohnya Tower Transmisi 121 pada pukul 09.07 wita, Kamis, (21/03/2024).

General Manager PLN Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Kalimantan, Abdul Salam Nganro menyebutkan, proses pemulihan gangguan tersebut membutuhkan waktu hingga mencapai 60 jam dengan pekerjaan dilakukan tanpa henti (non stop).

Hal ini disebabkan medan yang menantang menuju lokasi gangguan dan permukaan tanah yang tidak rata,  sehingga membutuhkan proses pemerataan tanah terlebih dahulu sebelum melaksanakan penormalan.

“Setelah melakukan persiapan yang matang, proses penormalan kami mulai dengan mendirikan 1 (satu) tower Emergency Restoration System (ERS),” jelasnya.

Salam menceritakan,  proses pemasangan tower ERS itu sepenuhnya dilakukan secara manual, dengan tenaga dan keringat para pejuang kelistrikan UPT Balikpapan dan Unit Layanan Transmisi dan Gardu Induk (ULTG).

“Luar biasa pengorbanan yang dilakukan oleh para pejuang kelistrikan, di tengah menjalani ibadah puasa,  tetap ikhlas berjuang memulihkan pasokan listrik ke masyarakat,” tuturnya.

Sementara itu, Manager PLN UPT Balikpapan, Dhany Priatna, memanjatkan rasa syukur tidak terhingga atas dukungan serta support penuh dari manajemen UIP3B Kalimantan dan diiringi kerja ikhlas dari seluruh tim sehingga tower ERS pertama bisa berdiri.

“Dengan 1 (satu) tower ERS tersebut, 1 (satu) line pada jalur transmisi Karingau-Petung dapat energize  sehingga sementara sistem Interkoneksi Kalimantan sudah normal kembali,” ungkap Dhany.

Dhany menyampaikan,  perjuangan ini belum usai karena selanjutnya akan dilakukan percepatan pendirian Tower ERS yang kedua pada hari senin (25/3). Dengan berdirinya tower ERS kedua ini maka keandalan sistem kelistrikan dapat terjaga karena memiliki jalur cadangan.

BACA JUGA :
Salah Tulis Kalimat di SK, Guru Honorer Terancam Terkendala Urus Sertifikasi

“Kami mohon doa dan dukungan masyarakat agar para pejuang kelistrikan selalu diberikan kesehatan dan kekuatan untuk menjaga keandalan kelistrikan Kalimantan,” tutupnya.(rls/sin/klik)

Berita Terbaru

Scroll to Top