Penyuluhan B2SA, Kepala DKP3: Pangan Harus Beragam

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
B2SA - Penyuluhan B2SA dilaksanakan DKP3 Kota Banjarbaru di UPT UPT Produksi Perikanan Budidaya Air Tawar Mentaos, Kecamatan Banjarbaru Utara. (foto:medcenbjb/klik)

klikkalimantan.com, BANJARBARU – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru, melalui Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) melaksanakan penyuluhan B2SA (Bergizi, Beragam, Seimbang, dan Aman), 23 – 24 April 2024 di UPT Produksi Perikanan Budidaya Air Tawar Mentaos, Kecamatan Banjarbaru Utara.

Kepala DKP3, Abu Yazid Bustami saat pembukaan penyuluhan mengatakan, penganekaragaman pangan adalah upaya peningkatan ketersediaan dan konsumsi pangan yang beragam, bergizi seimbang, dan berbasis pada potensi sumber daya lokal.

“Pangan beragam artinya terdapat bermacam-macam jenis makanan. Baik hewani maupun nabati, sebagai sumber karbohidrat, protein, vitamin dan mineral,” ujarnya.

Menurutnya, makanan yang dikonsumsi harus beragam jenisnya. Ini lantaran karena tiap makanan memiliki kandungan gizi yang berbeda sehingga kebutuhan gizi kita dapat terpenuhi,” jelasnya

Ia menambahkan, pangan bergizi artinya mengandung zat gizi makro dan mikro yang dibutuhkan oleh tubuh. Seimbang artinya dikonsumsi secara cukup sesuai dengan kebutuhan masing-masing individu dengan tetap memperhatikan proporsinya.

“Pangan aman artinya harus bebas dari cemaran fisik, kimia, dan mikrobiologi sehingga proses pengolahan dan penyimpanan makanan harus dilakukan dengan baik,” kata Abu Yazid. (to/klik)

BACA JUGA :
Aplikasi Pajak Daerah Online Diluncurkan, Rustam: Bayar Pajak Kian Mudah Via HP

Berita Terbaru

Scroll to Top