klikkalimantan.com, MARTAPURA – Terhitung sejak pukul 06.00 Wita, arus lalu lintas di ruas Jalan Kertak Baru, dan Jalan Martapura Lama mulai dipadati ribuan jemaah yang akan berhadir di pelaksanaan puncak Haul ke-219 Jaddina Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari yang dilaksanakan di Masjid Jami Tuhfaturroghibin, Desa Dalam Pagar Ulu, Kecamatan Martapura Timur pada, Sabtu (5/4/2025).
Sekitar pukul 8.24 Wita, di bawah rintikan hujan, arus lalu lintas di ruas Jalan Kertak Baru, Kecamatan Martapura Timur kian pada merayap, hingga terjadi kemacetan.
Salah satu relawan haul, yakni Abdussalam mengatakan, kepadatan di ruas Jalan Kertak Baru terjadi akibat beberapa jalur alternatif di wilayah Kecamatan Martapura Timur tergenang air banjir. Sehingga ribuan kendaraan bermotor terpaksa menggunakan satu jalur.
“Seperti jalur alternatif jalan kemarat yang biasanya di lalui para jemaah dari Banjarbaru tidak bisa di lewati karena terendam banjir. Begitu juga dibeberapa titik ruas jalan Martapura Lama dari Desa Pakauman, Kecamatan Martapura Timur menuju Desa Teluk Selong Ulu, Kecamatan Martapura Barat juga terendam air banjir,” katanya.
Bahkan salah satu jemaah dari Rantau, Kabupaten Tapin yang berangkat usai salat subuh bersama satu rombongannya tidak dapat memasuki pusat kegiatan karena membludaknya jemaah Haul ke-219 Datu Kalampayan.
“Tahun sebelumnya saya juga tidak bisa memasuki tempat yang menjadi pusat kegiatan. Ada sekitar 10 orang dalam satu rombongan kami. Sedangkan rombongan adiknya yang berangkat dari pukul 04.00 Wita dini hari, bisa mencapai titik pusat kegiatan,” ucap Bardianiah didampingi suaminya, yakni Rahmatullah.
Jika memungkinkan, lanjut Bardianiah, dirinya akan berziarah ke kubah makam Datu Kalampayan, sebelum melaksanakan silaturahmi ke sanak saudaranya yang berada di Kota Banjarmasin.(zai/klik)