DPRD Balangan Atensi Ketersediaan Obat di Puskesmas Awayan, Dorong Layanan PRB Lebih Mudah Diakses

klikkalimantan.com, PARINGIN – Ketersediaan obat-obatan di Puskesmas Awayan menjadi perhatian DPRD Kabupaten Balangan dalam kunjungan kerja yang dilakukan pada Kamis (23/7/2026). Kunjungan tersebut dipimpin Wakil Ketua DPRD Kabupaten Balangan, Saiful Arif, didampingi Anggota DPRD Kabupaten Balangan, Akhmad Fauzi. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menyerap aspirasi sekaligus melihat secara langsung berbagai kendala yang dihadapi fasilitas pelayanan kesehatan di lapangan.

Dalam dialog bersama jajaran Puskesmas Awayan, persoalan pemenuhan obat-obatan menjadi salah satu perhatian utama, khususnya obat yang berkaitan dengan Program Rujuk Balik (PRB).

DPRD Balangan berdialog langsung dengan pihak puskesmas untuk memperoleh gambaran mengenai kondisi pelayanan sekaligus mengidentifikasi langkah yang dapat dilakukan untuk mengatasi kendala tersebut.

Wakil Ketua DPRD Balangan, Saiful Arif, mengatakan kunjungan tersebut merupakan bentuk komitmen DPRD dalam memastikan masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan yang baik dan tidak terkendala persoalan ketersediaan obat.

“Kami ingin melihat secara langsung kondisi di lapangan serta mendengarkan kendala yang dihadapi Puskesmas Awayan, khususnya terkait ketersediaan obat-obatan. Masukan ini akan kami tindak lanjuti melalui koordinasi dengan instansi terkait,” ujarnya.

Menurut Saiful, kebutuhan obat merupakan bagian penting dalam menjamin kesinambungan pelayanan kesehatan. Karena itu, DPRD akan mengawal upaya penyelesaian persoalan tersebut agar pemenuhan obat dapat berjalan lebih optimal dan pelayanan kepada masyarakat tidak mengalami hambatan.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Awayan, dr Winphy Prasetyo, menjelaskan bahwa pemenuhan obat-obatan untuk peserta Program Rujuk Balik saat ini masih dilakukan melalui kerja sama dengan Apotek Kimia Farma Tabalong.

Padahal, Puskesmas Awayan telah memiliki Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan BPJS Kesehatan dalam penyelenggaraan layanan PRB. Karena itu, pihak puskesmas berharap pemenuhan obat-obatan PRB ke depan dapat dilakukan secara mandiri melalui mekanisme yang memungkinkan, sehingga pelayanan kepada peserta BPJS Kesehatan menjadi lebih efektif, efisien, dan mudah diakses masyarakat.

Program Rujuk Balik sendiri memiliki peran penting bagi pasien dengan kondisi kronis yang membutuhkan pelayanan dan pengobatan secara berkelanjutan. Ketersediaan obat menjadi salah satu faktor penting agar pelayanan tersebut dapat berjalan secara konsisten.

Melalui kunjungan ini, DPRD Kabupaten Balangan mendorong penguatan koordinasi antara DPRD, Dinas Kesehatan, BPJS Kesehatan, dan Puskesmas Awayan dalam mencari solusi atas persoalan pemenuhan obat.

Sinergi tersebut diharapkan dapat mempercepat penyelesaian kendala di lapangan sekaligus memastikan masyarakat, khususnya peserta PRB, memperoleh akses obat dan pelayanan kesehatan yang lebih mudah, cepat, dan berkelanjutan.

DPRD Balangan menegaskan, peningkatan kualitas pelayanan kesehatan tidak hanya bergantung pada ketersediaan tenaga medis, tetapi juga ditopang oleh sistem pelayanan, sarana, prasarana, serta ketersediaan obat yang memadai. (rul/klik)

Terbaru

Related Articles

- Advertisement -
headline9.com
headline9.com