klikkalimantan.com, PARINGIN – Bupati Balangan Abdul Hadi mengapresiasi langkah Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan yang memproduksi film dokumenter terkait banjir bandang di Kecamatan Tebing Tinggi pada 27 Desember 2025.
Apresiasi tersebut disampaikan Abdul Hadi dalam sambutannya terkait produksi film dokumenter yang mengabadikan peristiwa bencana sekaligus proses penanganannya yang melibatkan berbagai pihak.
Menurut Abdul Hadi, film dokumenter tersebut memiliki nilai penting sebagai bahan evaluasi dan pembelajaran bagi pemerintah maupun masyarakat. Ia menilai setiap bencana yang terjadi harus menjadi momentum untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi kemungkinan bencana serupa.
“Dari setiap anugerah yang Allah berikan, kita dapat memetik pelajaran untuk menjadi bekal kita ke depan. Agar kita semakin pandai bersyukur dan pandai memelihara anugerah tersebut, serta melestarikan kebermanfaatannya,” ujar Abdul Hadi, Senin (3/8/2026).
Ia menegaskan, peristiwa bencana semestinya tidak hanya dipandang sebagai kejadian yang telah berlalu, tetapi juga menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki kesiapan menghadapi potensi bencana di masa mendatang.
“Untuk itu, dari sebuah bencana, seharusnya kita dapat memetik pelajaran yang jauh lebih banyak dan jauh lebih penting untuk menjadi bekal kita ke depan. Agar kita mampu mempersiapkan diri dengan lebih baik lagi, bila harus menghadapi bencana yang bisa saja sewaktu-waktu terjadi lagi di masa-masa yang akan datang,” katanya.
Abdul Hadi mengakui film dokumenter tersebut tidak akan mampu menggambarkan secara utuh kondisi maupun emosi yang dirasakan masyarakat ketika banjir bandang terjadi. Namun, ia menilai dokumentasi tersebut tetap penting untuk mengabadikan peristiwa yang terjadi di Kecamatan Tebing Tinggi.
“Kami yakin film dokumenter ini bukan sekadar dokumentasi, bukan sekadar mengingatkan kita pada kejadian yang telah lampau, tetapi juga menjadi materi penting untuk belajar dan mempersiapkan diri lebih baik lagi ke depannya,” imbuhnya.
Ia berharap film dokumenter tersebut dapat menjadi materi edukasi bagi masyarakat dan generasi penerus, sehingga pengetahuan mengenai kebencanaan dapat terus diwariskan dan mendorong terbentuknya masyarakat yang lebih tangguh dalam menghadapi bencana.
Saat ini, film dokumenter banjir bandang tersebut masih dalam tahap penyelesaian. BPBD Kabupaten Balangan berencana melakukan peluncuran dan pemutaran perdana film tersebut dalam waktu dekat. (rul/klik)





























