Reses di Komplek Purnama, Warga Usulkan PJU, Polisi Tidur, hingga Jembatan Sungai Andai Segera Difungsikan

klikkalimantan.com, BANJARMASIN — Sejumlah persoalan infrastruktur dan pelayanan dasar menjadi aspirasi warga saat anggota DPRD Kota Banjarmasin, Sarifah Saqinah, melaksanakan penelaahan aspirasi masyarakat atau reses di kawasan Kompleks Purnama, Kelurahan Sungai Andai, Banjarmasin, Sabtu (24/10/2026).

Dalam pertemuan tersebut, warga Kompleks Purnama 1 menyampaikan sejumlah usulan. Diantaranya pemasangan penerangan jalan umum (PJU), serta pembangunan polisi tidur untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat.

Sarifah mengatakan, kedua usulan tersebut mendapat respons positif karena langsung ditindaklanjuti oleh dinas terkait yang turut hadir dalam kegiatan reses.

“Alhamdulillah, untuk kedua permohonan ini langsung ditindaklanjuti oleh dinas terkait. Sebab, kegiatan reses ini juga dihadiri beberapa SKPD,” katanya.

Menurut Sarifah, kehadiran sejumlah perangkat daerah dalam kegiatan reses menjadi keuntungan tersendiri bagi masyarakat. Aspirasi yang disampaikan tidak hanya ditampung, tetapi dapat langsung dikomunikasikan dengan instansi yang memiliki kewenangan.

“Alhamdulillah, sangat terbantu dengan hadirnya dinas di acara ini. Jadi, beberapa aspirasi masyarakat bisa langsung mendapatkan penjelasan dan tindak lanjut,” ujarnya.

Selain PJU dan polisi tidur, warga juga mengusulkan pembangunan dermaga kecil untuk menunjang akses dan aktivitas masyarakat di kawasan tersebut. Namun, usulan ini belum dapat ditindaklanjuti karena berkaitan dengan kewenangan dan pertimbangan teknis yang harus dikaji lebih lanjut.

“Ada juga permohonan pembangunan dermaga kecil, tetapi untuk yang satu ini belum bisa ditindaklanjuti,” jelas Sarifah.

Persoalan data penerima bantuan sosial yang berkaitan dengan desil juga menjadi perhatian warga. Aspirasi tersebut, kata Sarifah, relatif lebih mudah ditangani karena dalam kegiatan reses turut hadir agen parlinsos yang dapat memberikan penjelasan sekaligus membantu masyarakat terkait persoalan data sosial.

“Persoalan desil juga menjadi aspirasi masyarakat. Alhamdulillah, ini bisa ditangani karena ada agen parlinsos yang hadir dan bisa memberikan penjelasan kepada warga,” katanya.

Di sisi lain, masyarakat juga mempertanyakan pemanfaatan Jembatan Sungai Andai–Cemara Ujung yang diharapkan dapat menjadi salah satu solusi untuk mengurai kepadatan lalulintas di kawasan Sungai Andai.

“Warga juga mempertanyakan kapan Jembatan Sungai Andai–Cemara Ujung bisa dimanfaatkan. Masyarakat berharap jembatan itu dapat memecah kemacetan di kawasan Jalan Sungai Andai,” tuturnya.

Ia berharap pembangunan dan kesiapan jembatan tersebut dapat segera diselesaikan. Sehingga pada 2027 mendatang sudah dapat dimanfaatkan masyarakat.

“Kita berharap tahun 2027 nanti jembatan tersebut sudah bisa digunakan masyarakat. Dengan begitu, akses warga semakin terbuka dan kemacetan di kawasan Sungai Andai bisa ikut terurai,” pungkasnya.(sin/klik)

Terbaru

Related Articles

- Advertisement -
headline9.com
headline9.com
headline9.com
headline9.com