Kabupaten Banjar Dapat Banpres Karhuta Rp20 Miliar, Bupati: Teirma Kasih Pak Presiden

klikkalimantan.com, MARTAPURA – Kabupaten Banjar mendapat alokasi Bantuan Presiden (Banpres) Rp20 Miliar untuk mendukung penanganan kebakaran lahan dan hutan (karhutla). Atas bantuan yang diterima, Bupati Banjar H Saidi Mansyur menyampaikan terima kasih kepada Predisen RI, Prabowo Subianto.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Banjar dan seluruh masyarakat Kabupaten Banjar, kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto atas bantuan dan perhatian yang diberikan dalam penanganan karhutla di Kabupaten Banjar,” kata Bupati Saidi, Kamis pekan kemarin.

Dikatakan Bupati Saidi, banpres tersebut akan digunakan untuk mendukung upaya pemerintah daerah dalam menangani karhutla, sekaligus melindungi masyarakat dari dampak asap yang ditimbulkan. Ia juga memastikan penyaluran bantuan akan tepat sasaran.

Disebutkan Bupati Saidi, penanganan karhutla di Kabupaten Banjar saat ini melibatkan 260 persone terdiri dari Tim Reaksi Cepat (TRC), Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP), Buser 690, relawan lintas sektoral, serta aparat TNI dan Polri.

“Dengan adanya Banpres ini, tentunya akan dilakukan penebalan personel agar dapat menjangkau titik-titik kejadian karhutla di wilayah Kabupaten Banjar,” kata Bupati Saidi.

Ia menambahkan, sesuai arahan Gubernur Kalimantan Selatan, penanganan kondisi darurat dan bencana alam perlu dilakukan secara cepat, termasuk melalui pemberian bantuan logistik, perlengkapan, maupun dukungan pemulihan bagi masyarakat terdampak.

Dalam penanganan karhutla, anggaran dapat dialokasikan untuk mendukung kebutuhan operasional dan penanggulangan dampak bencana sesuai ketentuan yang berlaku. Kebutuhan tersebut antara lain pengadaan sarana dan prasarana pemadam kebakaran, kendaraan operasional, serta logistik kedaruratan.

Dukungan anggaran juga dapat mencakup kebutuhan operasional personel dan relawan di lapangan, termasuk bahan bakar minyak (BBM) dan operasional posko penanganan karhutla.

Selain itu, penanganan dampak asap terhadap masyarakat dapat didukung melalui penyediaan kebutuhan kesehatan, seperti obat-obatan dan masker, serta oksigen sesuai kebutuhan medis. Penyediaan air bersih bagi warga terdampak juga menjadi bagian dari kebutuhan penanganan darurat.

Pada tahap pemulihan, bantuan dapat diarahkan untuk mendukung pemulihan usaha masyarakat yang terdampak bencana, dengan tetap memperhatikan ketentuan dan peruntukan anggaran yang berlaku.

Bupati Saidi juga mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Ia juga meminta warga segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan titik api untuk mencegah kebakaran meluas.

“Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar dan segera melapor jika menemukan titik api, agar kejadian ini tidak terulang,” kata Saidi Mansyur. (to/klik)

Terbaru

Related Articles

- Advertisement -
headline9.com
headline9.com
headline9.com
headline9.com