klikkalimantan.com, BANJARMASIN – Persoalan ketidaksesuaian data desil masyarakat kembali menjadi sorotan dalam kegiatan reses terakhir masa sidang III tahun 2026 anggota DPRD Kota Banjarmasin, Saut Nathan Samosir.
Dalam kegiatan serap aspirasi tersebut, warga berharap proses sanggah desil melalui Agen Perlinsos dapat dipercepat, sehingga hasil perbaikan data bisa segera diketahui dan masyarakat yang benar-benar membutuhkan bantuan sosial tidak harus menunggu terlalu lama.
Saut Nathan Samosir mengatakan, persoalan desil menjadi salah satu keluhan yang terus disampaikan masyarakat sejak hari pertama dirinya melaksanakan reses.
Menurut politisi PDI Perjuangan ini, warga menilai penetapan desil belum sepenuhnya mencerminkan kondisi ekonomi masyarakat yang sebenarnya di lapangan. Akibatnya, ada warga yang merasa layak mendapatkan bantuan sosial, tetapi justru terkendala oleh status desil dalam pendataan.
“Sejak hari pertama reses, persoalan desil ini selalu disampaikan masyarakat. Mereka merasa kondisi yang tercatat dalam data tidak sesuai dengan keadaan sebenarnya,” ujarnya.
Ia menilai, mekanisme sanggah melalui Agen Perlinsos merupakan salah satu jalur yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk mengajukan keberatan sekaligus memperbaiki data yang dianggap tidak sesuai.
Namun, menurutnya, proses tersebut perlu diikuti dengan penanganan dan kejelasan hasil dalam waktu yang lebih cepat. Dengan demikian, warga tidak terus-menerus berada dalam ketidakpastian terkait status data mereka dan peluang memperoleh bantuan sosial.
“Harapan masyarakat, setelah mengajukan sanggahan, hasilnya bisa segera diketahui. Jangan sampai warga yang memang membutuhkan bantuan justru harus menunggu terlalu lama karena persoalan data,” tegasnya.
Saut menekankan, ketepatan data penerima bantuan sosial sangat penting agar program perlindungan sosial benar-benar menyasar masyarakat yang membutuhkan. Karena itu, proses verifikasi dan pembaruan data perlu memperhatikan kondisi riil warga, bukan hanya berpatokan pada data administratif yang berpotensi tidak lagi sesuai dengan keadaan terkini.
Di sisi lain, ia memastikan tetap berupaya membantu masyarakat yang menghadapi kebutuhan mendesak, terutama warga yang mengalami kesulitan dan memerlukan penanganan segera.
“Kalau ada warga yang membutuhkan bantuan mendesak, saya siap membantu semampu saya. Jangan sampai mereka harus menunggu proses administrasi selesai sementara kebutuhannya harus segera dipenuhi,” ungkapnya.
Ia berharap aspirasi yang disampaikan warga dalam reses tersebut dapat menjadi perhatian pihak terkait, khususnya instansi yang menangani pendataan dan penyaluran bantuan sosial.
Percepatan proses sanggah desil, lanjutnya, diharapkan tidak hanya memberikan kepastian bagi masyarakat, tetapi juga membantu memastikan program bantuan sosial di Kota Banjarmasin berjalan lebih tepat sasaran.(sin/klik)































