Banpres Karhutla Rp20 Miliar Mulai Digunakan, 25 Persen untuk Bantu Sarpras BPK

klikkalimantan.com, MARTAPURA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyerahkan bantuan sarana dan prasarana (sarpras) kepada 75 satuan relawan Barisan Pemadam Kebakaran (BPK), Senin (2/11/2026) di Kantor BPBD setempat di Martapura. BPK penerima bantuan sarpras semuanya tergabung dalam organisasi kemanusiaan Bumi Selamat Rescue (BUSER) 690 Banjar dan aktif tergabung dalam tim penanganan kebakaran hutan dan lahan.

Penyerahan simbolis dilakukan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banjar, H Yudi Andrea kepad  Ketua BUSER 690 Banjar, Hasan Hamdan dan sejumlah perwakilan relawan BPK. Mendampingi saat penyerahan simbolis bantuan, Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Banjar, Wasis Nugraha dan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP), Agus Siswanto.

“Hari ini kita bersama BPBD, DPKP, dan BUSER 690 sudah mengadakan acara penyerahan bantuan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar terkait sarana dan prasarana penanganan karhutla untuk seluruh relawan BPK yang aktif di posko penanganan karhutla di Kabupaten Banjar,” kata Sekda Yudi Andrea.

Mewakili Bupati Banjar H Saidi Mansyur, Yudi Andrea berharap bantuan tersebut dapat menambah semangat sekaligus mempermudah para relawan BPK dalam menangani bencana karhutla di lapangan.

Tak hanya itu, Yudi Andrea juga memastikan bahwa selain bantuan dari Presiden (Banpres), Pemkab Banjar telah mengucurkan alokasi dana Belanja Tidak Terduga (BTT) sebesar Rp17,5 Miliar yang bersumber dari APBD untuk menanggulangi bencana karhutla dan kekeringan sejak status siaga ditingkatkan menjadi tanggap darurat pada 14 Oktober 2026 lalu.

 

“Langkah pertama kita kemarin memang meningkatkan status kebencanaan untuk membuka keran APBD. Sehingga, sebelum Banpres turun, kita sudah melakukan berbagai tindakan dengan dorongan semua pihak sehingga kita dapat bergerak lebih cepat dibandingkan dengan daerah lainnya,” kata Yudi Andrea.

Di tengah berbagai upaya tersebut, kata Sekda Yudi, Pemkab Banjar akhirnya mendapatkan dukungan dari Presiden RI untuk menjawab kegelisahan daerah atas dampak serius bencana karhutla dan kekeringan yang melanda Kabupaten Banjar.

 

“Selain penyaluran bantuan untuk relawan BPK, nantinya BPBD juga akan melakukan pembelian mobil tangki air untuk mengantisipasi bencana karhutla dan kekeringan, serta kegiatan lainnya ke depan,” kata Yudi.

Tentang bantuan sarpras yang diserahkan, Kalak BPBD Kabupaten Banjar, Wasis Nugraha mengatakan, terdiri atas 75 unit mesin alkon, 230 unit selang air, 200 pasang sepatu bot, serta masker.

“Untuk total anggaran yang digunakan sekitar 25 persen dari total anggaran Banpres sebesar Rp20 Miliar. Karena dari Rp20 Miliar ini Dinas Kesehatan (Dinkes) juga akan mengakses anggaran ini,” kata Wasis Nugraha. (to/klik)

Terbaru

Related Articles

- Advertisement -