klikkalimantan.com, MARTAPURA – Banjir di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan bertatus tanggap darurat. Puluhan ribu jiwa terdampak banjir yang pada Selasa (12/1/2021) merendam di sembilan wilayah kecamatan. tak hanya itu, banjir juga berdampak pada padamnya listrik di sejumlah desa terdampak banjir.
Di Desa Pingaran Ulu, Kecamatan Astambul salah satunya. Aliran strum ke rumah-rumah warga terhenti sejak pukul sembilan pagi. “Siap-siap tanpa listrik hingga malam hari. Karena dari keterangan sejumlah warga, listrik sengaja dipadamkan dampak banjir,” kata Latifa salah seorang warga setempat.
Ruky Sandra, Manager PT PLN (Persero) ULP Martapura membenarkan padamnya listrik di sejumlah wilayah imbas ketinggian rendaman air. Namun menurutnya, pemadaman bersifat kondisional tergantung ketinggian air.
“Kami tugaskan tim untuk melakukan pengecekan gardu-gardu. Jika air naik dan mulai membahayakan, maka akan dipadamkan. Namun jika dinilai belum membahayakan, listrik tidak akan dipadamkan,” kata Ruky Sandra kepada klikkalimantan.com.
Beberapa gardu yang terpaksa dipadamkan sementara dampak banjir, kata Ruky Sandra di antaranya, gardu di Jalan Melati Tunggul Irang dan Jalan Cempaka di Kecamatan Martapura, gardu Desa Bumi Rata Kecamatan Pengaron, dan gardu Desa Pingaran Ilir di Kecamatan Astambul.
Kepada warga di wilayah terdampak banjir, ia mengimbau agar secepatnya mengiformasikan kepada pihak PLN terkait perkembangan ketinggian air dan pengamanan listrik. “Warga bisa menghubungi ke nomor telpon dan WA PLN ULP Martapura di 08115187043,” kata Ruky. (to/klik)