Minggu, April 6, 2025
BerandaBalanganDinas Pertanian Balangan Gencarkan Program PPDPI

Dinas Pertanian Balangan Gencarkan Program PPDPI

klikkalimantan.com, PARINGIN –  Guna mengantisipasi penurunan produksi pertanian akibat cuaca atau iklim, Dinas Pertanian Kabupaten Balangan melalui Bidang Tanaman Pangan kini gencar melakukan sosialisasi progam Penerapan Penanganan Dampak Perubahan Iklim (PPDPI).

Dengan penerapan PPDPI ini, diharapkan petani bisa meminimalisir penurunan produksi atau gagal panen akibat cuaca, khususnya saat menghadapi banjir atau kemarau.

Kabid Tanaman Pangan pada Dinas Pertanian Balangan, Rizkianor Fauzi, menyampaikan, PPDPI merupakan pemberdayaan petani dalam pengamanan areal pertanaman padi dari perubahan iklim melalui penerapan teknologi adaptif di lahan usahataninya. Terutama di daerah rawan banjir atau kekeringan, sehingga mengurangi dampak akibat banjir dan kekeringan tersebut.

“Penerapan PPDPI ini salah satu upaya kita untuk meningkatkan hasil produksi pertanian,” ujarnya, saat berbincang dengan wartawan, Selasa (7/7/2020).

Program ini sendiri, papar Rizki, memanfaatkan teknologi sederhana atau adaptif yang diterapkan oleh kelompok tani sesuai dengan kriteria dan spesifikasi lahannya.

Teknologi adaptif dalam PPDPI yang dimaksud, lanjut dia, ialah teknologi sederhana yang diterapkan kelompok tani dengan menerapkan pengetahuan yang berkaitan dengan iklim dan cuaca (skala sederhana) dalam melaksanakan budidaya pertaniannya. Serta melakukan upaya adaptasi terhadap perubahan iklim, seperti pada wilayah rawan banjir. Teknologi yang diterapkan adalah biopori. Sedangkan pada wilayah rawan kekeringan, maka sumur suntik atau pantek sebagai alternatif atau solusi pengairan pada saat mengalami keterbatasan air akibat sungai dan irigasi yang kering.

Selain itu, bisa juga memanfaatkan air dalam tanah, dibuat titik sumur, untuk selanjutnya dipompa menggunakan mesin pompa portable. Penggunaan teknologi biopori maupun sumur suntik, tidak saja di satu musim tanam tetapi dapat digunakan secara berkelanjutan pada musim tanam berikutnya.

“Kegiatan PPDPI ini sangat bermanfaat. Tidak hanya pada musim hujan, tetapi juga pada musim kemarau. Hasil dari pelaksanaan PPDPI ini, diharapkan produktivitasnya lebih tinggi dibandingkan dengan sebelum melaksanakan program ini,” bebernya.

Keunggulan program ini sendiri, lanjut Rizki, adalah petani secara cepat dan sederhana dapat menerapkan dan sekaligus menetapkan aspek-aspek unsur cuaca di lapangan dalam pelaksanaan budidaya tanamannya.

“Kita di Dinas Pertanian tentu terus berupaya agar produksi pertanian kita terus meningkat, baik secara kuantitas maupun kualitas, yang kesemuanya bermuara pada peningkatan kesejahteraan para petani itu sendiri,” pungkasnya. (rdh/klik)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments