Kamis, Januari 15, 2026
BerandaBanjarKUA/PPAS TA 2026 Disepakati, Ketua DPRD: Bukan Hanya Tentang Angka, Tapi Tanggung...

KUA/PPAS TA 2026 Disepakati, Ketua DPRD: Bukan Hanya Tentang Angka, Tapi Tanggung Jawab

klikkalimantan.com, MARTAPURA – Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA/PPAS) Kabupaten Banjar Tahun Anggaran (TA) 2026 disepakati. Pengambilan kesepakatan dilakukan pada agenda rapat paripurna DPRD Kabupaten Banjar, Kamis (14/8/2025). Dipimpin Ketua DPRD, H Agus Maulana, rapat paripurna dihadiri Bupati Banjar H Saidi Mansyur.

Rahmat Saleh dari Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Banjar menyampaikan, sebelum disepakati, KUA/PPAS TA 2026 dibahas intensif bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Pembahasan bersama dilakukan sebanyak empat kali. Yakni pada 15, 19, dan 31 Juli. Pembahasan terakhir dilaksanakan pada 13 Agustus 2025.

Dari hasil pembahasan, kata Rahmat saleh, disepakati struktur KUA/PPAS Kabupaten Banjar TA 2026 terdiri dari; Pendapatan Daerah sebesar Rp 2,27 Triliun, Belanja Daerah Rp 2,70 Triliun, dan defisit anngaran sebesar Rp430 Miliar. “Defisit tersebut akan ditutupi melalui pembiayaan yang sah sesuai ketentuan perundang-undangan,” ujarnya.

Pada rapat paripurna digelar bersamaan pelaksaan rapat paripurna istimewa peringatan Hair Jadi ke-75 Kabupaten Banjar tersebut, DPRD Kabupaten melalui Banggar juga menekankan perlunya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), terutama dari sektor retribusi.

Menurut Rahmat Saleh, setiap Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) diharapkan mampu meningkatkan PAD dengan target pertumbuhan minimal 5 persen per tahun. “Diperlukan inovasi dan penggalian potensi baru agar PAD dapat meningkat secara berkelanjutan,” jelasnya.

Tentang KUA/PPAS TA 2026 yang baru disepakati bersama legislatif – eksekutif, Ketua DPRD H Agus Maulana menyebut ini sebagai tonggak awal penyusunan APBD. Sinergi antara dewan dan pemerintah daerah penting untuk memastikan arah pembangunan daerah tetap sejalan dengan kebutuhan masyarakat.

“Ini bukan hanya tentang angka, tetapi tentang tanggung jawab bersama dalam mewujudkan pembangunan yang adil dan merata,” kata H Agus. (zai/klik)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments