klikkalimantan.com, MARTAPURA – Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) kerja bareng membantu warga terdampak kekeringan imbas kemarau panjang di sejumlah kecamatan. Kamis (22/10/2026), Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) bersama Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (DKISP) mendistribusikan air bersih ke tiga fasilitas pendidikan di wilayah Kecamatan Karang Intan.
Penyaluran air bersih yang dilakukan dua OPD ini, tindak lanjut arahan Bupati Banjar terkait penetapan peningkatan status dari Siaga Darurat menjadi Tanggap Darurat Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) serta Kekeringan yang ditetapkan selama 14 hari terhitung sejak 18 Oktober 2026.
Sebanyak 5.000 liter air bersih disalurkan ke tiga lokasi, yakni SMPN 3 Karang Intan, SDN Abirau dan SDN Balau. Bantuan ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan air bersih di lingkungan sekolah yang terdampak kekeringan.
Selain itu, langkah ini juga merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menangani dampak kekeringan sekaligus memastikan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di lingkungan pendidikan, tetap terpenuhi.
Melalui sinergi lintas perangkat daerah ini pendistribusian air bersih diharapkan dapat membantu sekolah dalam memenuhi kebutuhan air untuk aktivitas sehari-hari selama kondisi kekeringan masih berlangsung.
Pemerintah Kabupaten Banjar terus berupaya melakukan penanganan dampak kekeringan melalui koordinasi dan langkah-langkah tanggap darurat sesuai arahan kepala daerah. Distribusi air bersih juga menjadi salah satu bentuk respon untuk membantu masyarakat dan fasilitas umum yang mengalami keterbatasan pasokan air.
Upaya ini diharapkan dapat meringankan dampak kekeringan di Kecamatan Karang Intan serta mendukung kelancaran aktivitas belajar mengajar di sekolah yang ada di Kabupaten Banjar.
Dibantu air bersih, Iqbal, salah seorang guru di SMPN 3 Karang Intan menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Banjar atas bantuan pendistribusian air bersih ke sekolahnya.
Ia berharap, pendistribusian air bersih dapat terus dilakukan selama kondisi kekeringan masih berlangsung, sehingga aktivitas belajar mengajar dan kebutuhan sehari-hari di sekolah tetap berjalan dengan baik.
“Terimakasih kepada Pemkab Banjar, bantuan ini sangat membantu memenuhi kebutuhan air bersih di lingkungan sekolah, terutama di tengah kondisi kekeringan yang menyebabkan keterbatasan pasokan air,” kata Iqbal. (to/klik)















