
klikkalimantan.com – Meski sebelumnya pernah berujar tak akan ikut dalam kontestasi pemilihan kepala daerah (pilkada) 2020 Kabupaten Banjar, Bupati H Khalilurrahman nyatanya mulai berubah pikiran.
Ditemui usai rapat paripurna di gedung dewan, Senin (20/1/2020), bupati yang masih kerap disapa Guru Khalil ini tak lagi ingin menampik keinginannya maju sebagai petahana di pemilihan Bupati/Wakil Bupati Banjar tahun ini.
Banyaknya aspirasi masyarakat di desa dan kecamatan yang menginginkan dirinya melanjutkan tampu kepemimpinan 2021 – 2026, menjadi dalih kuat bupati kembali mencalonkan diri.
“Banyak masyarakat yang berharap saya meneruskan kepemimpinan sebagai bupati di Kabupaten Banjar. Masih saya pertimbangkan dan dimatangkan terlebih dulu,” kata Guru Khalil.
Ditambah lagi hasil survei sebagai kandidat kuat bakal calon bupati di sejumlah wilayah yang menurutnya masih cukup tinggi, sekitar 65 persen. “Yang jelas politik ini dinamis. Tinggal muncul tidaknya saja lagi,” ucap Guru Khalil.
Pernyataan yang membuat bupati seolah menjilat ludahnya sendiri. Karena pada Senin, (12/8/2019) lalu, Guru Khalil menyatakan diri tak lagi maju sebagai calon bupati. “Hari ini saya menyatakan tidak lagi mencalon diri sebagai Bupati Banjar,” ucap H Khalilurrahman dengan suara lantang di lantai II Ruang Sidang Rapat Paripurna kala itu.
Tak hanya sekali, Guru Khalil bahkan mengulanginya dua kali. “Ya, hari ini saya menyatakan tidak lagi mencalonkan diri sebagai Bupati Banjar,” ucapnya tegas. (zai/klik)