Giliran Pendulang dan Pedagang Intan Diedukasi Protokol Kesehatan

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

klikkalimantan.com, BANJARBARU – Gerilya Pjs Wali Kota Banjarbaru, Benhard E Rondonuwu dalam misi melandaikan angka penularan covid-19 di Kota Banjarbaru terus berlanjut. Senin (2/11/2020) giliran kawasan pendulangan intan Pumpung, di Kecamatan Cempaka yang disambanginya.

Menurut Benhard, kawasan pendulangan intan tradisionak Pumpung di Cempaka sudah sangat terkenal di kalangan wisatawan, domestik maupun mancanegara. Ada sejarah menggemparkan di kawasan pedulangan ini. Yakni ditemukannya intan yang kemudian oleh Presiden Soekarno dinamai Trisakti.

“Hari ini saya ingin melihat secara langsung tempat pendulangan intan yang ada di Kota Banjarbaru. Termasuk proses pengolahannya hingga menjadi berlian,” kata Benhard.

Dia berharap, keberadaan kawasan pendulangan intan Pumpung bisa lebih diekspose ke khalayak. Dengan begitu akan lebih banyak lagi wisatawan datang.
“Namun tetap harus mengedepankan keamanan para penambang dan pengolah intan. Serta selalu memperhatikan dampak buruk yang ditimbulkan dari proses pendulangan ini,” ujarnya.

Lebih penting lagi, kata Benhard melanjutkan, di tengah pandemi sekarang ini, harus mengedepankan standar protokol kesehatan mencegah penularan virus corona. “Terutama bagi warga yang berniaga di kawasan pendulangan yang berinteraksi langsung dengan wisatawan,” kata Benhard mewanti-wanti. (to/klik)

 

BACA JUGA :
Kota Banjarbaru Raih Akreditasi A, Perkokoh Predikat Kota Pendidikan

Berita Terbaru

Scroll to Top