Kantor Kepala Desa Keramat Baru Ambruk

klikkalimantan.com, MARTAPURA – Bencana banjir yang hampir 5 bulan lebih melanda Kabupaten Banjar, tentunya banyak menimbulkan berbagai kerusakan infrastruktur, baik fasilitas umum (Fasum), jalan, jembatan, rumah masyarakat, hingga gedung perkantoran akibat terlalu lama terdampak banjir, seperti kerusakan yang menimpa Kantor Kepala Desa Keramat Baru di Jalan Makam, RT04, Kecamatan Martapura Timur.

Dari pantauan klikkalimantan.com di lokasi, bangunan kantor semi permanen yang saban harinya menjadi tempat berkegiatan Aparatur Desa Keramat Baru itu, kini sudah tidak lagi difungsikan. Bahkan terkesan sudah lama dikosongkan.

Selain kaca jendelanya sudah dilepas, bangunan kantor Kepala Desa Keramat Baru saat ini kondisinya hampir terbelah dua, akibat salah satu sisi pondasinya yang berbahan kayu ulin ambruk, hingga menimbulkan retakan di bagian tengah bangunan.

Dikonfirmasi terkait perihal tersebut, Kepala Lingkungan (Kaling) Anang Syafwani, didampingi Sekretaris Desa (Sekdes) Keramat Baru, Nurul Atiah, mengatakan, terhitung sejak pertengahan Januari 2021 lalu pihaknya sudah tidak lagi menempati kantor Kepala Desa Keramat Baru, karena kondisi bangunannya rusak berat. Bahkan, pihaknya telah mengalihkan semua aktivitas hingga pelayanan masyarakat ke gedung Balai Serbaguna di Gang Selamat, RT02, samping Polindes, Kecamatan Martapura.

“Pasca banjir besar yang terjadi pada 14 Januari 2021 kemarin surut, kami masih sempat beraktivitas kembali dan memberikan pelayanan kepada masyarakat. Namun,  dua pekan kemudian, bagian pondasi bangunan terjadi penurunan, hingga memunculkan retakan yang menyebabkan bangunan Kantor Desa Keramat Baru hampir terbelah dua. Akhirnya, kegiatan layanan untuk masyarakat dipindahkan ke Gedung Balai Serbaguna untuk sementara waktu,” ujar Kaling Anang Syafwani, Rabu (14/4/2021).

Anang Syafwani mengakui, selama 3 bulan lebih berkantor di Gedung Balai Serbaguna, pihaknya sama sekali tidak ada mendapati kendala dalam memberikan layanan kepada masyarakat.

“Alhamdulillah, untuk pelayanan ke masyarakat tidak ada kendala. Bahkan, terkait kondisi kantor Kepala Desa yang rusak pun sudah dilaporkan, serta telah dilakukan peninjauan langsung. Baik dari pihak Kecamatan Martapura Timur, Polsek, maupun dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Banjar,” ucapnya.

Namun, kapan akan dilakukan, Anang Syafwani tak dapat memastikannya. “Mungkin untuk perbaikannya akan dilakukan setelah air banjir benar-benar surut. Mudah-mudahan perbaikan dapat segera terlaksana, agar Aparat Desa Keramat Baru bisa kembali beraktivitas di kantor Kepala Desa seperti biasanya,” tuturnya.

Dikonfirmasi terkait perihal tersebut, Irwan Jaya selaku Kepala Bidang (Kabid) Ciptakarya pada Dinas PUPR Kabupaten Banjar menjelaskan, terkait pembangunan kantor Kepala Desa Keramat Baru yang ambrol tersebut sebenarnya dapat dilakukan menggunakan dana desa (DD).

“Apabila alokasi DD tersebut tak mencukupi, maka Dinas PUPR Kabupaten Banjar bisa membantu pembangunan kantor tersebut, melalui usulan Musrembang Kabupaten Banjar. Namun, harus dipastikan terlebih dulu terkait aset kepemilikan lahan. Kalau memang lahan tersebut milik desa, maka pembangunan kantor kepala desa dapat dilakukan,” pungkasnya.(Zai/klik)

Advnativ