Banjir di Hilir Kabupaten Banjar Terjadi Peningkatan

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp

klikkalimantan.com, MARTAPURA – Berdasarkan data update Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar, ketinggian muka air banjir yang mendera beberapa kecamatan di Kabupaten Banjar kini terus berangsur surut.

“Jadi kondisi muka air banjir, khususnya di wilayah hulu, yakni Kecamatan Astambul, Martapura, dan Martapura Timur, mengalami penurunan sekitar 5cm hingga 20 cm,” ujar Pelaksana Harian (Plh) Kepala BPBD Kabupaten Banjar, HM Riza Dauly, kepada sejumlah awak media, Rabu (22/12/2021).

Kendati demikian, papar Riza Dauly yang kesehariannya mengemban tugas sebagai pejabat definitif Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Banjar, beberapa kecamatan di wilayah hilir mengalami kenaikan muka air banjir, seperti di Kecamatan Martapura Barat, Cintapuri Darussalam, dan Kecamatan Sungai Tabuk.

“Naik turunnya muka air banjir ini dipengaruhi intensitas curah hujan di bagian hilir selatan Kabupaten Tapin dan wilayah Kota Banjarbaru bagian utara. Kemungkinan terjadinya hujan di Kabupaten Banjar pun masih sangat besar, karena berdasarkan analisis BMKG, 90% iklim cuaca di Kabupaten Banjar dari Desember 2021 hingga Januari 2022 diguyur hujan dengan curah hujan diperkirakan lebih dari 150 mm per detik,” bebernya.

Atas dasar tersebut, Riza Dauly kembali mengimbau masyarakat agar tidak panik dan selalu waspada kemungkinan terjadinya bencana.

“Terus update informasi melalui berbagai media terpercaya, baik media elektronik maupun cetak. Siapkan kebutuhan pokok, obat-obatan, khususnya yang mengidap penyakit bawaan. Amankan sejumlah dokumen dan barang-barang penting. Tak terkecuali mengamankan atau mematikan aliran arus listrik guna mencegah terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” imbaunya.

Peningkatan muka air banjir di wilayah hilir ini dibenarkan Taufiqurrahman, Camat Sungai Tabuk.

“Ketinggian air banjir yang mendera beberapa desa di Kecamatan Sungai Tabuk mengalami peningkatan dari hari biasanya, yakni kurang lebih 0,50 meter, hingga merendam akses jalan yang berada di pesisir sungai.

BACA JUGA :
Wali Kota: Menjadi ASN Merupakan Berkah Sekaligus Beban

Saat ini, tambah Taufiqurrahman, terdata sebanyak 10 Desa yang terdampak banjir di Kecamatan Sungai Tabuk.(zai/klik)