Sejak Awal Ramadhan,  Air Leding Mampet di Banyiur

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp

Klikkalimantan.com, BANJARMASIN – Meski sudah berstatus Perusahaan Perseroan Daerah (Perseroda), namun layanan air bersih yang diproduksi Perseroda Air Minum Bandarmasih belum juga membaik.

Buktinya, warga di wilayah Teluk Tiram, Ampera Raya, hingga Banyiur Dalam dan Luar, sejak awal puasa Ramadhan tak menikmati air bersih lantaran airnya tak mengalir lancar. Walaupun ada, warga harus menunggu di jam-jam tertentu, seperti tengah malam.

Nurdin, warga jalan Ampera Raya Gg Ampera 3 Kelurahan Basirih mengaku menuggu air hingga pukul 01.00 malam. Itupun dibantu dengan mesin pompa, agar air bisa mengalir deras ke bak penampungan kamar mandi dengan ketinggian dari stand air sekitar 1.5 meter.

“Kalau tidak begitu, jangan harap dapat air bersih. Kalau dipompa siang hari, tidak ada air mengalir sama sekali,” ucapnya, Selasa (5/4/2022).

Sementara itu, pihak PDAM Bandarmasih pada beberapa pemberitaan media online di Banjarmasin menyatakan menurunnya tekanan air leding ini disebabkan banyak pipa tua. 

Namun, Nurdin menyebut alasan itu hanya bualan saja. Sebab, beberapa wilayah lainnya di Banjarmasin tidak mengalami penurunan tekanan, bahkan mengalir deras.

“Kalau alasan pipa tua, tentunya seluruh wilayah Banjarmasin kena dampaknya. Sebab, pipa tua rata-rata berdiameter besar yang menyuplai ke seluruh wilayah Banjarmasin. Kalau ini kan hanya di wilayah sini saja. Apalagi ini sudah empat hari lebih,” katanya.

Dengan kondisi seperti ini, ditambah warga sedang melaksanakan ibadah puasa, tentunya kebutuhan air bersih semakin meningkat. 

Nurdin berharap, PDAM Bandarmasih segera melakukan perbaikan. Sehingga air bisa mengalir lancar ke rumah-rumah warga, khususnya di wilayah Banyiur Dalam maupun Luar.

“Kami sebagai warga yang taat bayar bulanan air bersih, meminta PDAM segera melakukan perbaikan. Sehingga air bisa mengalir lancar lagi. Apalagi, kebutuhan air saat bulan puasa ini cukup meningkat,” harapnya. (sin/klik)

 

BACA JUGA :
PDAM Berubah Jadi Perseroda, Dewan Bakal Kehilangan Pengawasan