PLN Beri Bantuan Rp50 Juta untuk Atlet Paralympic Kalsel

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp

klikkalimantan.com, BANJARBARU – Atlet disabilitas Kalimantan Selatan (Kalsel) sukses menorehkan prestasi membanggakan di ajang Pekan Paralympic Nasional (Peparnas) XVI di Papua pada 2021 lalu. Kontingen Kalsel berada di peringkat empat nasional. Keberhasilan itu diapresiasi tinggi oleh banyak pihak, salah satunya datang dari Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Melalui Unit Pelaksana Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (UPP Kalbagtim) IV, PLN memberikan bantuan uang sebesar Rp50 juta. Bantuan tersebut akan dibelikan kaki palsu dan kursi roda.

“Potensi atlet paralympic Kalsel pretasinya membanggakan daerah lewat prestasinya di ajang nasional. Untuk itu keberadaan atlet harus terus ditingkatkan performanya. Melihat itu PLN UPP Kalbagtim memberikan bantuan berupa kursi roda dan kaki palsu,” kata, Arie Nugroho Ardianto, Manager PLN UPP Kalbagtim IV.

Arie menyampaikan, bantuan yang diserahkan di kantor NPC Kalsel Jalan Trikora Banjarbaru, merupakan program Corporate Social Responsibility (CSR) di wilayah kerja PLN. “Harapan kami dengan adanya bantuan dari PLN para atlet terus termotivasi untuk meningkatkan prestasinya,” ujarnya.

Bantuan yang kali pertama didapat ini disambut gembira atlet dan pengurus NPC Kalsel. Uang tersebut digunakan untuk membeli peralatan penunjang atlet dalam beraktivitas maupun berlatih.

“Kami ucapkan terima kasih memberikan dana CSR, karena alat bantu itu tadi dapat mempermudah mereka bergerak dalam kesehariannya,” kata Berni Munkar Wakil Ketua NPC Kalsel.

Mewakili pengurus NPC Kalsel, Berni Munkar berharap, bantuan dari PLN bisa terus berkelanjutan, mengingat masih banyak atlet binaannya yang perlu mendapat perhatian

“Mudah-mudahan bantuan dana CSR ini bisa menyalurkan secara terus menerus, karena ini hanya untuk lima orang saja yang dibantu, sedangkan nasih banyak lagi yang membutuhkan,” pungkasnya. (to/klik)

BACA JUGA :
Vaksinasi Massal di SMAN 2 Banjarbaru Diikuti 800 Pelajar