klikkalimantan.com, BANJARMASIN – Komisi II DPRD dan National Paralimpik Committee (NPC) Kota Banjarmasin menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Ruang Komisi II Gedung Dewan Jalan Lambung Mangkurat, Rabu/8/3/2023).
Pertemuan ini membahas minimnya alokasi anggaran yang diberikan Pemerintah Kota (Pemko) kepada NPC Banjarmasin di tahun 2022. Serta usulan penambahan anggaran tahun 2023 untuk keperluan tali asih peraih medali di ajang Pekan Olahraga Paralimpik Provinsi (Peparprov) yang dilaksanakan tahun lalu.
Berdasarkan hasil medali Peparprov, atlet NPC Kota Banjarmasin berhasil mensabet gelar Juara Umum Peparprov dengan perolehan medali emas sebanyak 99 keping, medali perak 62 keping, dan medali perunggu 68 keping.
Sekretaris NPC Banjarmasin, Jumri, mengatakan, untuk tali asih atlet peraih medali emas Peparprov telah diusulkan ke Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) sebesar Rp25 juta, jumlah ini setera dengan tali asih yang diperoleh atlet KONI.
Sementara, jumlah alokasi anggaran yang diterima NPC hanya sebesar Rp1.5 miliar, dari usulan sebesar Rp6 miliar lebih.
“Untuk dana kesekretariatan per tahun mencapai Rp400 juta. Jika sisa dana dibagikan kepada peraih medali emas, tentunya sangat kurang. Maka itu, hari ini kita sampaikan ke Komisi II soal usulan penambahan anggaran untuk tali asih atlet,” ucap Jumri.
Di kesempatan itu pula, Jumri menyampaikan agar kedepannya ada jaminan usulan penambahan anggaran di APBD perubahan tahun 2023 nanti. Sehingga ada kesetaraan dan kesamaan hak antara atlet NPC dan atlet KONI.
“Harusnya kan seperti itu. Apa yang didapat KONI, juga mestinya didapat NPC. Sehingga ada keseteraan dan kesamaan hak,” tandasnya.
Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Kota Banjarmasin, Awan Subarkah, menegaskan telah meminta kepada Disporapar untuk mengakomodir kurangnya anggaran tali asih bagi atlet NPC di APBD perubahan 2023 nanti.
“Kita usulkan tambahan anggaran NPC bisa diakomodir di APBD Perubahan nanti, ini menjadi catatan kita di RDP tadi,” tegas Awan Subarkah.(sin/klik)