Sekdako Panen Buah di Farm Field Day

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

KLIKKALIMANTAN – Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Banjarbaru mengadakan ‘Farm Field Day’ di Kelurahan Cempaka Banjarbaru, Senin (17/6).

Farm Field Day merupakan kegiatan pengembangan sarana dan prasarana hortikultura dari DKP3 Kota Banjarbaru tahun anggaran 2019.

Dalam kegiatan ini, Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru H Said Abdullah dan Kepala DKP3 Kota Banjarbaru Siti Hamdah, ikut memanen tanaman hortikultura yang ditanam kelompok tani di sana, seperti tomat dan melon.

Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru H Said Abdullah menyampaikan, dirinya tidak menyangka Kota Banjarbaru masih memiliki lahan yang luas dan berpotensi dikembangkan untuk lahan pertanian.

“Dengan adanya pertanian ini tidak ada lagi semak-semak (lahan menjadi lahan produktif), jalin hubungan baik dengan pemilik lahan. Saya yakin pemilik lahan mau bekerja sama, karena dalam beberapa bulan (tanaman hortikultura) bisa dipanen,” ujar Said Abdullah.

Di samping itu, menurut Said Abdullah, produk-produk pertanian seperti tanaman hortikultura ini tidak bisa bertahan lama.

Oleh sebab itu kata Said Abdullah, DKP3 Kota Banjarbaru diminta untuk membuatkan link (jaringan) agar para petani bisa cepat menjual hasil panennya, sehingga tidak busuk/rusak.

“Tolong jangan pakai alat-alat atau zat yang membahayakan (sebelum dan sesudah panen). Kembangkan terus usaha ini karena usaha pertanian ini menjanjikan,” himbaunya.

Masih di tempat yang sama, Suraji, salah seorang petani melon di Sungai Abit Kelurahan Cempaka mengungkapkan, lahan yang dikelola kelompok taninya tidak begitu maksimal lantaran ada kendala di awal penanamannya.

“Kami mulai menanam pada saat memasuki cuaca yang cukup ekstrem, hampir satu bulan tidak turun hujan. Alhamdulillah saat ini kami menggunakan sistem irigasi tetes dan tadah hujan,” terangnya.

Ia menambahkan, sejak tahun 2016 lalu hingga saat ini, sudah ada 27 orang yang bergabung dalam kelompok tani yang membidangi perkebunan karet. Tidak hanya karet, mereka juga mengembangkan tanaman hortikultura lainnya seperti cabai, melon, tomat dan lainnya.

BACA JUGA :
Darmawan Hadiri Pengumpulan Dana Wakaf

“Untuk luasan lahannya ada 15 hektar yang tersebar di beberapa titik di Banjarbaru,” sebut Suraji.

Sementara itu untuk kendala yang dihadapi saat ini, beber Suraji, yaitu minimnya Alsintan untuk pengolahan lahan, hingga lokasi lahan yang jauh sehingga cukup menyulitkan petani saat mengangkut pupuk dan pasca panen.

“Kami berharap bisa dibantu (pengadaan) sarana angkut berupa roda tiga,” tukasnya. (rul)

Berita Terbaru

Scroll to Top