klikkalimantan.com, PARINGIN – Wakil Ketua II DPRD Balangan, Saiful Arif memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah atas persiapan menghadapi dua momentum besar sekaligus, yakni Haul Guru Sekumpul 5 Rajab dan perayaan Natal 2025 serta Tahun Baru 2026 (Nataru).
Apresiasi ini disampaikan menyusul penyelenggaraan rapat koordinasi lintas sektor di Aula Benteng Tundakan, kantor Bupati Balangan, yang membahas strategi antisipasi dan kesiapan menghadapi lonjakan jamaah dan perayaan keagamaan tersebut.
Saiful Arif menekankan bahwa Kabupaten Balangan memiliki posisi strategis sebagai jalur utama yang dilalui jamaah dari berbagai daerah. Posisi ini membawa tanggung jawab besar untuk memastikan pelayanan dan keamanan yang optimal.
“Koordinasi lintas sektor sangat penting mengingat Balangan menjadi jalur utama bagi jamaah dari Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, dan Tabalong,” ujar Saiful.
Sebagai pintu masuk, Kabupaten Balangan akan menjadi titik transit ribuan jamaah yang hendak mengikuti Haul Guru Sekumpul, sebuah tradisi spiritual tahunan yang selalu dihadiri massa dalam jumlah besar. Di saat yang bersamaan, masyarakat juga akan merayakan Natal dan menyambut Tahun Baru 2026.
Legislator ini menyebutkan bahwa seluruh unsur di Balangan harus bergerak serempak untuk memastikan pelayanan dan keamanan jamaah berjalan optimal, serta masyarakat dapat merayakan Nataru dengan nyaman dan aman.
“Setiap elemen harus bekerja dengan standar yang sama agar respons di lapangan tetap sinkron,” tegasnya.
Sinergi lintas sektor yang dimaksud meliputi koordinasi antara kepolisian, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, BPBD, serta instansi terkait lainnya. Koordinasi yang solid akan memastikan tidak ada celah dalam penanganan berbagai kemungkinan yang terjadi di lapangan.
Saiful Arif menegaskan bahwa Balangan memiliki tanggung jawab besar dalam memfasilitasi kelancaran perjalanan jamaah.
“Balangan ini pintu masuk. Kita punya tanggung jawab memastikan arus jamaah berjalan aman dan tertib,” katanya.
Tanggung jawab ini mencakup berbagai aspek, mulai dari pengaturan lalu lintas, penyediaan posko kesehatan, tempat istirahat sementara, hingga pengamanan rute perjalanan jamaah.
Rapat koordinasi yang digelar di Aula Benteng Tundakan tersebut menunjukkan upaya pemerintah daerah dalam melakukan antisipasi dini. Dengan mempersiapkan segala sesuatunya jauh-jauh hari, diharapkan tidak ada kendala berarti saat momentum besar tersebut tiba.
Apresiasi dari Wakil Ketua II DPRD Balangan ini juga menjadi bentuk dukungan legislatif terhadap upaya pemerintah daerah dalam melayani masyarakat dan jamaah dengan sebaik-baiknya.
Dengan persiapan yang matang dan koordinasi yang solid, Kabupaten Balangan diharapkan mampu menjadi daerah transit yang ramah, aman, dan nyaman bagi jamaah Haul Guru Sekumpul maupun masyarakat yang merayakan Nataru. (rul/klik)





































