klikkalimantan.com, BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), H Muhidin bersama ketua TP PKK, Hj Fathul Jannah membesuk dua anak yatim piatu; Felina Delfi (11) dan Jailani (5) yang tengah dirawat inap di Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin, Kamis (22/1/2025). Kedua baru saja menjalani operasi kaki.
Cerita bermula sebelum operasi, kedua anak ini ditemukan saat Gubernur Muhidin dan Kapolda Kalsel, Irjen Pol Rosyanto melakukan peninjauan lokasi banjir di Kecamatan Sungai Tabuk dan Martapura Barat, Kabupaten Banjar beberapa waktu sebelumnya.
Felina Delfi, akrab disapa Adel dan Jailani tinggal bersama nenek dan tantenya pasca orangtuanya meninggal karena kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah pada 2022 lalu. Karena kecelakaan itu pula, Adel kehilangan fungsi kedua tangannya. Sedangkan sang adik, Jailani kehilangan fungsi kedua kakinya.
Melihat kondisi kedua anak tersebut, Gubernur Kalsel bersama Kapolda Kalsel berempati memberikan perhatian khusus berupa pengobatan operasi gratis untuk keduanya. Tepat di hari Rabu, 21 Januari 2025 yang ditangani langsung oleh tim Polda Kalsel untuk merawat kedua anak yatim piatu tersebut ke rumah sakit.
Gubernur Muhidin menyebut, pasca operasi, saat keduanya sudah sembuh nanti, pihaknya akan memperhatikan soal pendidikan dan cita-citanya ke depan. Bahkan, Sekolah Rakyat (SR) sebagai tawaran pendidikan nantinya untuk kedua anak tersebut.
”Alhamdulillah, hari ini kami bersama Bapak Jenderal Kapolda meninjau langsung dua orang anak bersaudara. Kemarin, kami meninjau banjjir di daerah Sungai Tabuk dan Sungai Rangas, Kabupaten Banjar. Di Sungai Rangas inilah kami menemukan dua anak bersaudara ini, yang sebelumnya mengalami musibah kecelakaan bersama orang tuanya. Kedua orang tua mereka meninggal dunia, sehingga kini mereka hanya tinggal berdua,” kata Gubernur H Muhidin mencerita awal mula cerita.
Dari hasil pemeriksaan dokter, Gubernur H. Muhidin menyebut mulai dari awal operasi hingga pascaoperasi, semuanya berjalan lancar. Tinggal ke depan dilakukan pemulihan lanjutan, terutama pada bagian tangan yang masih perlu diaktifkan kembali melalui perawatan dan terapi.
Menurut Gubernur H. Muhidin, anak-anak ini kini tinggal bersama nenek dan tantenya. Jailani tinggal bersama tantenya yang perempuan. Saat kami berada di dapur umum milik Polda di Sungai Rangas, Martapura Barat, pihaknya langsung memberikan atensi dan mengunjungi ke kamar, periksa kondisinya cukup membahayakan dan berisiko menyebabkan kecacatan bila tidak segera ditangani.
“Awalnya, nenek dan keluarga masih ragu untuk dilakukan tindakan medis. Namun Alhamdulillah, setelah diberikan penjelasan, Adel dan keluarganya akhirnya bersedia,” kata Gubernur Muhidin.
Atas nama Pemprov Kalsel, Gubernur Muhidin mengucapkan terima kasih kepada Kapolda Kalsel atas respon cepat, kepedulian, dan kerja samanya. “Begitu mendapat informasi, beliau langsung turun tangan, memberikan pelayanan, hingga proses operasi dapat segera dilakukan pada hari ini,” kata Muhidin. (to/klik)








































