Rabu, Februari 11, 2026
BerandaBanjarProyek Peningkatan PSU Komplek Rizky Pesona IV Tak Rampung, Kontraktor Masuk Daftar...

Proyek Peningkatan PSU Komplek Rizky Pesona IV Tak Rampung, Kontraktor Masuk Daftar Hitam

klikkalimantan.com, MARTAPURA – Proyek peningkatan kualitas prasarana, sarana, dan utilitas (PSU) di Komplek Rozky Pesona IV, Jalan Muhibin, Kelirahan Sekumpul bermasalah. Pasalnya, CV Berigas Jaya Utama selaku pihak pelaksana proyek senilai Rp586,6 Juta ini tak merampungkan kewajibannya pada 15 Desember 2025 lalu.

Tak rampung dikerjakan, proyek peningkatan PSU yang merupakan pokok pikiran (pokir) Wakil Ketua DPRD Kabupaten Banjar, Irwan Bora dengan panjang kurang lebih 485,8 meter ini dikeluhkan warga.

Hamid, yang juga Ketua Komplek Riszky Pesona IV berharap, proyek peningkatan PSU berupa pembangunan jalan rigid beton ini dapat dilanjutkan hingga selesai.

“Berdasarkan informasi awal, pengerjaan jalan cor beton ini akan diselesaikan sebelum pelaksanaan Haul Abah Guru Sekumpul. Tapi hingga saat ini hanya sampai di tahap perkerasan badan jalannya saja. Harapan kami dapat kembali dilanjutkan, entah dengan pengaspalan atau cor beton,” ujarnya pada Senin (9/2/2026) kemarin.

Dikonfirmasi terkait perihal tersebut, Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Kabupaten Banjar, Akhmad Bayhaqie membenarkan bahwa pengerjaan jalan tersebut belum selesai dilaksanakan.

“Item pengerjaannya jalan rigid beton. Penyedia tidak sanggup menyelesaikan pengerjaan dengan durasi 45 hari, selain faktor cuaca. Jadi hanya sampai di tahap lapisan pondasi agregat saja atau baru sekitar 18 persen, sehingga mereka masuk dalam daftar hitam atau di-blacklist,” ucapnya.

Tak hanya itu, Akhmad Bayhaqie memastikan proses lelang atau tender sepenuh menjadi kewenangan Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) Kabupaten Banjar, dan mengaku tidak mengetahui bahwa kontraktor tersebut telah di blacklist Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Kabupaten Banjar.

“Saya tidak mendapatkan informasi itu, karena mereka ikut lelang secara normal dan saya tidak mengetahui bagaimana proses di ULP (Unit Layanan Pengadaan), mudah-mudahan hal itu berjalan sebagaimana mekanismenya,” katanya.

Tak mampu dirampungkan di penghujung 2025, Akhmad Bayhaqie memastikan akan kembali memprogram peningkatan kualitas PSU Perumahan Berkat Pesona IV tersebut.

Karena persolan tersebutlah Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Banjar, Irwan Bora mengungkapkan rasa kekecewaannya dalam rapat evaluasi kegiatan tahun anggaran 2025 di DPRD pada 7 Februari 2026 kemarin, dampak pokirnya tak dapat direalisasikan di penghujung tahun.

“Teman-teman di DPRD berharap adanya komitmen dari Pemerintah Daerah (Pemda) segera mengambil langkah untuk memperbaiki sejumlah permasalahan yang dikeluhkan masyarakat. Kita berharap Inspektorat juga segera turun ke lapangan untuk melakukan inspeksi mendadak (Sidak) dan melakukan evaluasi beberapa kegiatan yang bermasalah,” harapnya.

Politisi Gerindra ini juga mengingatkan agar pemerintah daerah melakukan evaluasi kinerja Tim Kelompok Kerja (Pokja) guna mencegah kejadian serupa. “Karena ada statement dari Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) mereka tidak dilibatkan, tiba-tiba hanya disodori si pemenang lelang. Jangan sampai teman-teman pada SOPD mendapatkan kucing dalam karung,” kata Irwan Bora.(zai/klik)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments