klikkalimantan.com, BANJARMASIN – Anggota DPRD Kota Banjarmasin, Mutmainnah, menyoroti lambannya penanganan infrastruktur dasar di kawasan permukiman bantaran sungai, khususnya di RT 14 Kelurahan Sungai Jingah. Dalam reses yang digelar Rabu (15/7/2026), ia menegaskan bahwa aspirasi warga tidak boleh terus berulang tanpa realisasi nyata.
Permintaan perbaikan titian dan jalan lingkungan kembali mencuat, menjadi bukti bahwa persoalan tersebut belum terselesaikan meski kerap disampaikan dalam forum resmi.
“Permohonan warga, khususnya perbaikan jembatan titian dan jalan lingkungan ini akan kita kawal sampai diperbaiki. Tidak boleh lagi aspirasi yang sama terus muncul setiap tahun tanpa ada penyelesaian,” tegas Mutmainnah.
Ia mengakui, kondisi titian yang rusak tidak hanya mengganggu aktivitas warga, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan, terutama bagi anak-anak dan lansia yang setiap hari melintasi akses tersebut.
Mutmainnah juga mengungkapkan, mayoritas aspirasi warga masih didominasi persoalan pelayanan dasar, seperti bantuan sosial, kesehatan, pendidikan, hingga ketersediaan air bersih. Hal ini, menurutnya, menunjukkan masih adanya celah dalam pemerataan layanan pemerintah.
“Aspirasi yang disampaikan ini menggambarkan bahwa pelayanan dasar kita masih perlu diperkuat. Jangan sampai masyarakat terus berada dalam kondisi yang sama tanpa perubahan signifikan,” katanya.
Ia memastikan seluruh usulan warga akan dimasukkan dalam pokok-pokok pikiran (pokir) dewan. Namun, ia juga mengingatkan pentingnya komitmen eksekutif dalam merealisasikan program tersebut agar tidak berhenti di tahap perencanaan.
“Pokir akan kita dorong, tapi implementasinya harus serius. Ini menyangkut kebutuhan dasar masyarakat,” pungkasnya.(sin/klik)















