klikkalimantan.com, BANJARMASIN – Peluang produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Banjarmasin untuk menembus pasar internasional semakin terbuka. Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperdagin) tengah menjajaki kerja sama strategis dengan pihak Bea Cukai.
Langkah ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi pelaku UMKM lokal untuk memperluas pasar, tidak hanya di tingkat domestik, tetapi juga hingga ke mancanegara.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disperdagin Kota Banjarmasin, Nor Syariadi, mengatakan kerja sama tersebut bertujuan memberikan pendampingan serta pemahaman kepada pelaku UMKM terkait proses ekspor.
“Kerja sama dengan Bea Cukai ini tentu menjadi peluang besar bagi pelaku UMKM kita. Nantinya mereka akan mendapatkan pendampingan, mulai dari prosedur hingga persyaratan ekspor,” ujarnya, usai mengikuti rapat pembahasan Laporan Pertanggungjawaban Walikota Tahun Anggaran 2025 di gedung dewan, Kamis (9/4/2026).
Ia mengakui, selama ini masih banyak pelaku UMKM yang menganggap proses ekspor sebagai sesuatu yang rumit dan penuh aturan. Padahal, menurutnya, dengan pendampingan yang tepat, ekspor dapat dilakukan dengan lebih mudah.
“Selama ini ada anggapan ekspor itu sulit, padahal sebenarnya tidak sesulit yang dibayangkan. Dengan adanya pendampingan dari Bea Cukai, prosesnya bisa lebih sederhana dan terarah,” jelasnya.
Nor Syariadi juga menambahkan, keberadaan Bandar Udara Internasional Syamsudin Noor yang kini telah melayani penerbangan internasional turut mendukung kelancaran proses ekspor dari daerah.
“Sekarang kita sudah punya bandara internasional. Artinya, pengiriman barang ke luar negeri tidak harus lagi melalui Jakarta. Ini tentu mempercepat dan mempermudah proses ekspor bagi pelaku UMKM di Banjarmasin,” tambahnya.
Melalui kerja sama ini, Pemko Banjarmasin berharap semakin banyak produk UMKM lokal yang mampu bersaing di pasar global, sekaligus meningkatkan daya saing dan perekonomian daerah.
“Kami ingin UMKM Banjarmasin naik kelas. Tidak hanya kuat di pasar lokal, tetapi juga mampu menembus pasar internasional,” pungkasnya. (sin/klik).








