klikkalimantan.com, BANJARMASIN – DPRD Kota Banjarmasin menggelar Sidang Paripurna Tingkat I dengan agenda penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Walikota Banjarmasin Tahun Anggaran 2025 di Gedung DPRD Kota Banjarmasin, Senin (15/6/2026).
Rapat dipimpin Ketua DPRD Kota Banjarmasin, Rikval Fahruri, didampingi unsur pimpinan dewan lainnya. Turut hadir Walikota Banjarmasin H Muhammad Yamin HR, Wakil Walikota Hj Ananda, Sekretaris Daerah Ichrom Muftezar, serta jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Banjarmasin.
Dalam sidang tersebut, laporan LKPJ Walikota dibacakan oleh Wakil Walikota Hj Ananda. Dalam laporan itu disampaikan bahwa Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Banjarmasin Tahun Anggaran 2025 berhasil melampaui target yang telah ditetapkan.
“Realisasi PAD tahun 2025 lebih dari 100% dari target yang telah ditetapkan. Secara keseluruhan pendapatan daerah berhasil menembus angka lebih dari Rp2 triliun,” ujar Ananda saat membacakan laporan LKPJ.
Meski mencatat capaian pendapatan yang menggembirakan, dalam pelaksanaan tata kelola keuangan daerah masih terdapat Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) yang mencapai lebih dari Rp500 miliar.
Namun demikian, capaian tersebut tidak mengurangi kualitas pengelolaan keuangan daerah. Pemerintah Kota Banjarmasin kembali memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas laporan keuangan tahun anggaran 2025.
Ketua DPRD Kota Banjarmasin, Rikval Fahruri, mengapresiasi berbagai capaian yang berhasil diraih pemerintah kota selama tahun anggaran 2025, terutama keberhasilan meningkatkan pendapatan daerah.
“Kami mengapresiasi capaian yang telah diraih Pemerintah Kota Banjarmasin, khususnya keberhasilan melampaui target PAD dan mempertahankan opini WTP dari BPK,” kata Rikval.
Meski demikian, ia berharap besarnya Silpa yang tercatat pada tahun 2025 dapat menjadi bahan evaluasi, agar realisasi anggaran pada tahun berjalan lebih optimal.
“Silpa yang mencapai lebih dari Rp500 miliar ini perlu menjadi perhatian bersama. Kami berharap realisasi anggaran tahun 2026 dapat lebih dimaksimalkan, sehingga Silpa tidak lebih besar dibanding tahun sebelumnya,” ujarnya, sembari menegaskan dalam waktu dekat bersama pemerintah kota akan melakukan pembahasan bersama.
Sementara itu, Walikota Banjarmasin H Muhammad Yamin HR menyatakan pihaknya akan terus berupaya meningkatkan kinerja pendapatan daerah pada tahun 2026, melalui optimalisasi berbagai potensi yang masih belum tergarap secara maksimal.
“Kami berharap target PAD tahun 2026 dapat dicapai bahkan ditingkatkan. Pemerintah kota akan menggali sejumlah potensi sumber pendapatan baru maupun mengoptimalkan sumber-sumber yang selama ini belum maksimal,” kata Yamin.(sin/klik)













