klikkalimantan.com, BANJARMASIN – Persoalan distribusi air bersih dan keselamatan lalulintas lingkungan, menjadi dua aspirasi utama yang disampaikan warga saat kegiatan reses anggota DPRD Kota Banjarmasin, M Ridho Akbar, di Gang Kalimantan I RT 1 dan RT 2, Kelurahan Belitung Utara, Selasa (14/7/2026).
Dalam kegiatan penelaahan aspirasi masyarakat tersebut, warga mengeluhkan distribusi air dari PT Air Minum (PTAM) Bandarmasih yang tidak lancar pada pagi hingga siang hari. Selain itu, masyarakat juga meminta pemasangan speed bump atau polisi tidur guna mengurangi laju kendaraan yang kerap melintas dengan kecepatan tinggi di kawasan permukiman.
M Ridho Akbar mengatakan, keluhan terkait distribusi air bersih menjadi perhatian utama warga karena telah berlangsung cukup lama dan berdampak pada aktivitas sehari-hari.
“Dalam reses di Gang Kalimantan I RT 1 dan RT 2 tadi, ada dua aspirasi yang paling banyak disampaikan masyarakat. Pertama terkait distribusi air PTAM yang tidak lancar pada pagi dan siang hari, kemudian permintaan pemasangan polisi tidur untuk meningkatkan keselamatan warga,” ujarnya.
Menurut Ridho, warga menyampaikan bahwa aliran air hanya mengalir normal pada malam hari. Sementara pada pagi hingga siang debit air sangat kecil, sehingga menyulitkan kebutuhan rumah tangga.
“Air PTAM di kawasan itu jalannya kecil saat pagi dan siang, sementara malam hari baru deras. Tentu kondisi ini sangat mengganggu kebutuhan masyarakat,” katanya.
Menindaklanjuti keluhan tersebut, Ridho mengaku telah berkoordinasi dengan PTAM Bandarmasih agar persoalan distribusi air dapat segera ditangani.
“Kita sudah koordinasikan dengan PTAM agar hal ini ditindaklanjuti. Harapan kita tahun ini bisa langsung dibenahi. Sehingga masyarakat tidak lagi mengalami kesulitan mendapatkan air bersih,” tegasnya.
Keluhan serupa disampaikan Ketua RT 1 Gang Kalimantan I, Fauzi Rahman. Ia mengatakan, persoalan distribusi air bersih telah terjadi selama beberapa tahun terakhir dan sudah beberapa kali dilaporkan kepada pihak PTAM.
“Kalau siang itu alirannya kecil, tapi kalau malam lancar. Kondisi ini sudah cukup lama dirasakan warga,” ujar Fauzi.
Ia mengungkapkan, laporan terkait gangguan distribusi air bahkan telah disampaikan sejak tahun 2022. Namun hingga kini, menurutnya, belum ada penyelesaian yang benar-benar mampu mengatasi persoalan tersebut.
“Kami berharap setelah aspirasi ini disampaikan melalui reses DPRD, ada tindak lanjut yang nyata sehingga masalah ini bisa segera teratasi,” ungkapnya.
Selain persoalan air bersih, warga juga meminta pemasangan speed bump atau polisi tidur di ruas jalan lingkungan yang menjadi jalur penghubung antarwilayah.
Permintaan tersebut muncul karena banyak pengendara yang melaju dengan kecepatan tinggi, dan dinilai membahayakan keselamatan warga.
Salah seorang warga, Hamzah, mengatakan kondisi jalan yang cukup lebar dan menjadi akses tembus membuat kendaraan roda dua maupun roda empat sering melintas dengan kecepatan tinggi.
“Kami meminta adanya speed bump atau polisi tidur, agar pengendara mengurangi kecepatan saat melintas,” katanya.
Menurutnya, keberadaan polisi tidur sangat penting untuk menciptakan rasa aman bagi warga, terutama anak-anak yang kerap beraktivitas di sekitar lingkungan permukiman.
“Kami resah karena masih banyak pengendara yang ngebut. Jalan ini merupakan jalur tembus sehingga cukup berbahaya, terutama bagi anak-anak dan warga yang beraktivitas di sekitar jalan,” tuturnya.
Menanggapi aspirasi tersebut, Ridho Akbar memastikan seluruh usulan masyarakat akan dikawal dan diteruskan kepada instansi terkait untuk ditindaklanjuti. Ia menegaskan, kegiatan reses menjadi sarana penting bagi DPRD dalam menyerap kebutuhan riil masyarakat sekaligus memperjuangkan peningkatan pelayanan publik dan keselamatan lingkungan.
“Kami akan mengawal setiap aspirasi yang disampaikan warga, agar dapat menjadi perhatian pemerintah dan instansi terkait. Harapannya, persoalan air bersih maupun kebutuhan fasilitas keselamatan jalan dapat segera direalisasikan demi kenyamanan dan keamanan masyarakat,” pungkasnya.(sin/klik)















