Selasa, Juli 14, 2026
BerandaDPRD BanjarmasinReses di Mantuil, Warga Keluhkan Bansos, Jalan Rusak hingga Mahal Gas 3...

Reses di Mantuil, Warga Keluhkan Bansos, Jalan Rusak hingga Mahal Gas 3 Kg

klikkalimantan.com, BANJARMASIN – Beragam persoalan mendasar masih menjadi keluhan warga di kawasan Jalan Tembus Mantuil, Komplek Mangga City, Banjarmasin Selatan. Hal itu mengemuka saat Anggota DPRD Kota Banjarmasin, Nurrahman, menggelar kegiatan reses dan menyerap aspirasi masyarakat, Selasa (14/7/2026)

Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan sejumlah persoalan mulai dari bantuan sosial (bansos) yang dinilai belum merata, kondisi infrastruktur jalan yang rusak, mahal dan sulitnya mendapatkan gas elpiji 3 kilogram, hingga penentuan data sasaran (dasil) untuk memperoleh BPJS Kesehatan gratis.

Salah seorang warga mengungkapkan, distribusi bantuan sosial masih belum tepat sasaran. “Kami berharap pendataan penerima bansos bisa lebih akurat. Masih ada warga yang layak justru tidak mendapatkan bantuan,” ujarnya.

Keluhan lain yang juga mencuat adalah kondisi jalan lingkungan yang rusak dan belum tersentuh perbaikan. Selain itu, warga juga mengeluhkan harga gas elpiji 3 kilogram yang kerap melonjak di tingkat pengecer.

“Gas 3 kg sekarang mahal dan kadang susah didapat. Ini sangat memberatkan kami sebagai masyarakat kecil,” kata warga lainnya.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Nurrahman memastikan pihaknya akan menindaklanjuti, khususnya terkait perbaikan infrastruktur jalan yang menjadi kewenangan pemerintah daerah.

“Untuk perbaikan jalan dan infrastruktur lainnya, akan kami masukkan dalam pokok-pokok pikiran (pokir) dewan, dan segera kami koordinasikan dengan instansi terkait agar bisa ditindaklanjuti,” tegas Nurrahman.

Ia juga menyoroti pentingnya validitas data penerima bantuan sosial dan BPJS Kesehatan gratis agar tepat sasaran. Menurutnya, persoalan data kerap menjadi akar masalah dalam penyaluran berbagai program pemerintah.

“Kami akan mendorong agar pendataan dasil penerima bantuan maupun BPJS Kesehatan gratis ini benar-benar akurat dan transparan, sehingga tidak menimbulkan kecemburuan sosial di masyarakat,” tambahnya.

Nurrahman menegaskan, seluruh aspirasi yang disampaikan warga akan menjadi bahan evaluasi dan diperjuangkan melalui fungsi pengawasan dan penganggaran di DPRD Kota Banjarmasin.

“Reses ini menjadi kewajiban kami untuk mendengar langsung keluhan masyarakat. Semua masukan akan kami perjuangkan agar ada solusi nyata,” pungkasnya.(sin/klik)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments