Minggu, Juli 19, 2026
Berandaadvertorial banjarWabup: Penambahan Besaran Bantuan Korban Kebakaran Sedang Dilakukan

Wabup: Penambahan Besaran Bantuan Korban Kebakaran Sedang Dilakukan

klikkalimantan.com, MARTAPURA – Wakil Bupati (Wabup) Banjar Habib Idrus Al Habsyi meninjau sekaligus menyerahkan bantuan kepada para korban kebakaran di Desa Pingaran Ilir, Kecamatan Astambul, Rabu (1/7/2026) pagi. Mendampingi saat penyerahan simbolis bantuan, Asisten Perekonomian dan Pembangunan H Ikhwansyah, Ketua Baznas Nuryadi, Kalaksa BPBD Wasis Nugraha, Kepala Dinsos P3AP2KB Erny Wahdini, Kepala DPKP Agus Siswanto serta Camat Astambul Refda Helmy Rakhman.

Wabup Habib Idrus menyampaikan belasungkawa atas musibah yang menimpa warga Desa Pingaran Ilir. Ia berharap peristiwa serupa tidak kembali terjadi di Kabupaten Banjar.

“Atas nama pemerintah daerah kami mengucapkan turut berduka cita atas musibah kebakaran ini. Mudah-mudahan ke depan tidak ada lagi musibah kebakaran di Kabupaten Banjar,” kata Wabup Habib Idrus.

Dikatakan Habib Idrus, pemerintah bersama sejumlah pihak telah bergerak cepat sejak kejadian dengan melakukan pendataan serta menyalurkan bantuan kepada para korban. Bantuan tersebut di antaranya berasal dari Baznas Kabupaten Banjar sebesar Rp3 juta untuk masing-masing rumah terdampak. Ada juga dari Dinas Sosial dan BPBD berupa sembako, perlengkapan kebutuhan dasar serta bantuan uang tunai sebesar Rp10 juta bagi setiap rumah yang mengalami rusak berat.

Menurutnya, berdasarkan hasil pendataan terdapat enam rumah yang mengalami rusak berat akibat kebakaran. Pemkab Banjar saat ini tengah mengusulkan peningkatan nilai bantuan bagi korban rumah rusak berat dari Rp10 juta menjadi Rp20 juta per rumah, sedangkan rumah dengan kategori rusak sedang diusulkan menerima bantuan sebesar Rp10 juta dan ringan Rp 5 juta.

“Masih dalam proses. Mudah-mudahan bisa disetujui sehingga korban rumah rusak berat nantinya menerima bantuan Rp20 juta per orang,” ucapnya.

Selain menyerahkan bantuan, Habib Idrus juga mengimbau masyarakat agar lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama yang disebabkan oleh kelalaian penggunaan instalasi listrik maupun peralatan rumah tangga.

“Masyarakat agar tidak menempatkan benda-benda yang mudah terbakar di dekat stopkontak, pastikan kompor dalam kondisi aman setelah digunakan, tidak meninggalkan lilin maupun obat nyamuk menyala saat rumah ditinggalkan, serta mencabut peralatan listrik yang tidak digunakan,” kata Habib Idrus. (to/klik)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments