Jumat, Agustus 7, 2026
Berandaadvertorial banjarbaruTiga Hotspot Terpantau, Banjarbaru Siaga Karhutla

Tiga Hotspot Terpantau, Banjarbaru Siaga Karhutla

klikkalimantan.com, BANJARBARU – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru mengambil langkah cepat menghadapi ancaman musim kemarau dengan menetapkan Status Siaga Keadaan Darurat Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dan Kekeringan Tahun 2026. Penetapan status tersebut dilakukaan saat pelaksanaan Rapat Koordinasi (Rakor) Forkopimda Kota Banjarbaru yang dipimpin Wali Kota Banjarbaru, Hj Erna Lisa Halaby (ELH), Kamis (16/7/2026) di Aula Gawi Sabarataan, Balaikota Banjarbaru.

“Hari ini kita sepakat menetapkan status siaga karhutla untuk Kota Banjarbaru. Yang paling penting adalah bagaimana kita terus menjaga sinergi dan kolaborasi seluruh pihak agar upaya pencegahan maupun penanganan berjalan maksimal,” kata Wali Kota ELH.

Penetapan status Siaga Karhutla, kata ELH, selain menindaklanjuti keputusan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, juga didasarkan pada hasil pemantauan di lapangan yang menunjukkan telah teridentifikasi sedikitnya tiga titik panas (hotspot) di Kota Banjarbaru, dengan Kecamatan Cempaka menjadi wilayah yang paling rawan.

Kondisi tersebut menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Dalam waktu dekat, Pemerintah Kota Banjarbaru akan menggelar apel kesiapsiagaan sekaligus mengaktifkan posko-posko terpadu sebagai pusat koordinasi penanganan apabila terjadi kebakaran.

“Dari tiga hotspot yang ada saat ini, Cempaka menjadi wilayah dengan kejadian terbanyak. Insyaallah kita segera melaksanakan apel kesiapsiagaan dan menyiapkan posko-posko terpadu agar seluruh personel dan peralatan siap bergerak kapan saja,” jelasnya.

Menurutnya, selain memperkuat kesiapan personel dan sarana pendukung, Pemko Banjarbaru juga mengedepankan langkah preventif melalui edukasi kepada masyarakat. Karena itu ia kembali mengingatkan agar tidak membuka lahan dengan cara membakar karena berpotensi memicu kebakaran yang meluas, merusak lingkungan, mengganggu kesehatan masyarakat, serta memiliki konsekuensi hukum.

“Kami terus mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Kesadaran masyarakat menjadi benteng pertama dalam mencegah karhutla. Mari kita bersama-sama menjaga Banjarbaru agar tetap aman, sehat, dan bebas dari bencana asap,” kata Wali Kota ELH. (to/klik)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments