klikkalimantan.com, BANJARMASIN — Anggota DPRD Kota Banjarmasin, Ferry Hidayat, menggelar kegiatan serap aspirasi masyarakat di Kelurahan Pekapuran Raya, Kamis (22/10/2026). Sejumlah persoalan pelayanan publik menjadi perhatian warga dalam kegiatan tersebut.
Reses itu turut dihadiri sejumlah perwakilan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kota Banjarmasin. Di antaranya PTAM Bandarmasih, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, Dinas PUPR, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), BPBD, Satpol PP, hingga Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan.
Dalam dialog tersebut, warga menyampaikan sejumlah keluhan dan usulan yang dinilai perlu segera mendapat perhatian pemerintah. Salah satu persoalan yang paling banyak disoroti adalah pelayanan air minum yang didistribusikan PTAM Bandarmasih.
Warga berharap kualitas maupun pelayanan distribusi air minum dapat segera diperbaiki, terutama karena kebutuhan air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang tidak bisa ditunda.
Selain persoalan air minum, warga juga meminta pemerintah memasang kaca cembung di sejumlah persimpangan jalan. Fasilitas tersebut dinilai penting untuk meningkatkan jarak pandang pengendara dan mengantisipasi potensi kecelakaan di persimpangan yang memiliki keterbatasan visibilitas.
Warga juga mengusulkan pemasangan speed hump atau polisi tidur di sejumlah ruas jalan. Keberadaan fasilitas tersebut diharapkan dapat membuat pengendara mengurangi kecepatan, sehingga risiko kecelakaan dapat ditekan.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Ferry Hidayat memastikan seluruh masukan masyarakat akan ditindaklanjuti dan dikoordinasikan dengan instansi terkait. Terlebih, sejumlah aspirasi yang disampaikan warga berkaitan langsung dengan pelayanan dasar dan keselamatan masyarakat.
“Seluruh aspirasi masyarakat yang disampaikan dalam reses ini akan kami tampung dan segera kami koordinasikan dengan dinas terkait. Terutama aspirasi yang sifatnya mendesak dan menyangkut kebutuhan dasar masyarakat,” ujarnya.
Ferry menyebutkan, reses tidak hanya menjadi momentum untuk mendengarkan keluhan warga. Tetapi juga memastikan persoalan yang disampaikan dapat dicarikan solusi melalui koordinasi antara DPRD dan pemerintah daerah.
Ferry juga menyebut sebagian aspirasi warga sebenarnya sejalan dengan program yang tengah dijalankan Pemerintah Kota Banjarmasin. Salah satunya terkait pemasangan speed hump di sejumlah ruas jalan yang dinilai rawan dan membutuhkan pengendalian kecepatan kendaraan.
“Untuk beberapa usulan, seperti pemasangan polisi tidur, ini juga sudah menjadi bagian dari program pemerintah. Karena itu, kami akan melihat titik-titik mana yang memang membutuhkan dan kemudian berkoordinasi agar bisa segera ditindaklanjuti,” katanya.
Ia berharap hasil reses tersebut tidak berhenti sebagai catatan aspirasi, tetapi dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus dasar bagi pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memberikan rasa aman serta nyaman bagi masyarakat.
“Kami ingin aspirasi yang disampaikan masyarakat ini benar-benar mendapat tindak lanjut. DPRD akan mengawal dan berkoordinasi dengan pemerintah, agar kebutuhan warga, terutama yang mendesak, bisa segera diakomodir,” tegas Ferry.(sin/klik)































