klikkalimantan.com, MARTAPURA – Distribusi air bersih terus dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar ke daerah-daerah terdampak kekeringan. Penyaluran bantuan air bersih dilakukan saban hari menggunakan mobil tangka berkapasitas 5.000 liter.
Dalam sehari, menurut Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar, Wasis Nugraha, Sabtu (31/10/2026) mobil tangki dapat melakukan hingga tiga kali ritase atau perjalanan distribusi. Selain ke desa-desa, penyaluran air bersih juga dilakukan ke fasilitas pendidikan, pondok pesantren, dan masjid.
Dikatakan Wasis, hingga saat ini distribusi air bersih telah menjangkau 96 titik lokasi di 17 wilayah kecamatan dengan total volume tak kurang dari 4,1 juta liter. Jumlahnya masih akan terus bertambah lantaran sejumlah lokasi masih mengalami kekeringan meski hujan sempat mengguyur beberapa kali sepekan terakhir.
“Pendistribusian air bersih masih terus kami lakukan setiap hari karena kondisi di sejumlah titik yang mengalami krisis air bersih belum membaik. Saat ini, ada enam mobil tangki yang dioperasikan, terdiri dari tiga unit BPBD, dua unit Dinas Lingkungan Hidup (DLH), dan masing satu unit mobil milik PTAM dan PMI,” kata Wasis.
Ia menegaskan, penyaluran air bersih dalam agenda operasi penanganan kekeringan akan terus dilaksanakan hingga kondisi kembali normal. Penyaluran ke suatu desa akan dihentikan apabila masyarakat setempat sudah tidak lagi membutuhkan bantuan air bersih. “Selama masih ada masyarakat yang membutuhkan, kami akan terus memberikan bantuan air bersih sebagai bagian dari upaya penanganan kekeringan,” kata Wasis. (to/klik)















