Sabtu, April 5, 2025
BerandaBanjarAda Dugaan Korupsi di Lingkungan Disdik, Bupati Kabupaten Banjar Tidak Tahu

Ada Dugaan Korupsi di Lingkungan Disdik, Bupati Kabupaten Banjar Tidak Tahu

klikkalimantan.com, MARTAPURA – Bupati Kabupaten Banjar H Saidi Mansyur akan memeriksa kebenaran terkait dugaan korupsi yang terjadi di lingkungan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Banjar.

Pernyataan tersebut diungkapkan H Saidi Mansyur usai menghadiri gelaran Rapat Paripurna pada Rabu (5/3/2025) sekitar pukul 23.56 Wita.

“Saya tidak tahu. Nanti kita akan check,” ujarnya.

Di waktu yang sama, Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Banjar H Ahmad Fauzan Asniah berharap bahwa di tengah situasi dan kondisi saat ini tidak terjadi, dan Kabupaten Banjar tetap dalam kondisi adem-adem saja.

“Kalau memang ada sesuatu pasti kita akan gelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) untuk mengetahui secara langsung kebenarannya, karena mereka mitra kita. Kalau ada masalah ya… Coba diselesaikan terlebih dahulu,” ucapnya.

Karena pada Kamis besok akan menggelar RDP bersama Disdik Kabupaten Banjar untuk membahas Kota Layak Anak (KLA), Fauzan Asniah pun memastikan akan melakukan klarifikasi pada kesempatan tersebut.

Perlu diketahui, kedatangan Kepala Disdik Kabupaten Banjar Liana Penny ke Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Banjar untuk melakukan silaturahmi pada 4 Maret 2025 kemarin mendapat sorotan dari Aktivis anti korupsi Kalsel Aliansyah.

Sebab, usai keluar dari ruangan Tipidkor Satreskrim Polres Banjar, Liana Penny mengungkapkan kepada awak media, bahwa kehadirannya ke Tipidkor hanya untuk melakukan silaturahmi dan koordinasi.

Pernyataan Kepala Disdik Kabupaten Banjar tersebut pun mendapat tanggapan berbeda dari Aliansyah selaku Koordinator Lembaga Swadaya Masyarakat Kelompok Pemerhati Kinerja Aparatur Pemerintah dan Parlemen Kalimantan Selatan (LSM KPK-APP Kalsel), dan menilai Itu tidak masuk akal alias ‘Di Luar Nurul’.

Sebab pihaknya punya beberapa bukti terkait dugaan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) yang terjadi di lingkungan Disdik Kabupaten Banjar yang dinilai merugikan negara. Karena itu dalam waktu dekat ini pihaknya akan menyerahkan bukti dugaan KKN tersebut ke Polres Banjar untuk diusut tuntas.

“Saya jadi bingung dengan pernyataan, bahwa Kadisdik Banjar datang ke Unit Tipidkor hanya untuk silaturahmi saja. Itu tidak masuk akal alias ‘Di Luar Nurul’, tegasnya.(zai/klik)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments