Selasa, Juni 2, 2026
BerandaBanjarBertambah Satu, Dapur SPPG di Kabupaten Banjar 39 Unit

Bertambah Satu, Dapur SPPG di Kabupaten Banjar 39 Unit

klikkalimantan.com, MARTAPURA – Jumlah dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Banjar bertambah satu. SPPG Sekumpul 005 berlamat di Jalan Sekumpul Ujung, Gang Hijrah Jaya, Kelurahan Sekumpul, Martapura diresmikan Wakil Bupati (Wabup) Banjar, Habib Idrus Al Habsyi, Senin (1/6/2026).

Di bawah pengelolaan Yayasan Albasia Graha, menurut Wabup Habib Idrus, peresmian SPPG Sekumpul 005 menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar untuk memperkuat komitmen dalam pengelolaan dapur yang bersih, aman dan berkelanjutan guna mendukung program pemenuhan gizi masyarakat.

Karena itu kepada pengelola dan petugas dapur ia mewanti agar selalu menjaga standar kebersihan, mulai dari higienitas lingkungan kerja, peralatan masak, hingga kualitas makanan yang disajikan.

“Seluruh pengelola dan petugas dapur agar menjaga higienitas dapur, kebersihan peralatan, dan kualitas makanan setara makanan untuk anak sendiri. Pengawasan dimulai dari bahan baku masuk, proses masak, penyajian, hingga kebersihan individu petugas harus sesuai aturan,” kata Habib Idrus.

Untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat, Habib Idrus juga menginstruksikan agar area produksi dapur dilengkapi kamera pengawas (CCTV). Akses ke area tersebut dibatasi hanya untuk pengawas dari Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, dan perwakilan komite orang tua siswa. “Transparansi adalah kunci kepercayaan masyarakat,” imbuhnya.

Instruksi lain disampaikan Habib Idrus pada peresmian yang juga dihaidri Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banjar, H Yudi Andrea adalah pihak pengelola dapur diminta menjalin koordinasi langsung dengan puskesmas terdekat. Ini agar setiap keluhan yang muncul setelah anak menerima makanan dapat segera ditangani.

Habib Idrus menegaskan, apabila terjadi insiden keracunan atau kelalaian serius yang memicu keresahan publik, maka program akan dievaluasi, bahkan dapat dihentikan sementara. “Ini karena negara hadir untuk melindungi anak-anak, bukan mempertaruhkan nyawa mereka,” tegasnya.

Sementara itu, Sekda Yudi Anrea mengatakan, dengan beroperasinya dapur SPPG Skeumpul 005, jumlah SPPG aktif di Kabupaten Banjar saat ini sebanyak 39 unit yang berada di bawah koordinasi Badan Gizi Nasional.

Menurut Yudi, keberadaan SPPG Sekumpul 005 diharapkan tidak hanya berkontribusi terhadap pemenuhan gizi masyarakat dan percepatan penurunan stunting, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi daerah.

“Pemkab Banjar menargetkan SPPG Sekumpul 005 memberi dampak ganda. Selain memastikan pemenuhan gizi dan percepatan penurunan stunting, dapur ini diharapkan menyerap tenaga kerja lokal serta menggerakkan sirkulasi ekonomi melalui penggunaan bahan baku daerah,” kata Yudi Andrea. (to/klik)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments