Minggu, April 6, 2025
BerandaBanjarDinas PUPR Perbaiki Jalan Lintas Provinsi di Desa Sungai Batang

Dinas PUPR Perbaiki Jalan Lintas Provinsi di Desa Sungai Batang

klikkalimantan.com, MARTAPURA – Kondisi ruas jalan lintas provinsi, yakni Jalan Martapura Lama di RT001/RW000, Desa Sungai Batang, Kecamatan Martapura Barat, yang amblas akibat terdampak banjir besar pada Desember 2020 – Maret 2021 lalu, kini mulai dilakukan perbaikan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) sejak 11 Agustus 2021 kemarin.

Pelaksana Tugas (Plt) Camat Martapura Barat, Ahmad Rabbani, berharap proses perbaikan jalan lintas provinsi di Desa Sungai Batang tersebut bisa cepat rampung.

“Mudah-mudahan proses pengerjaannya cepat selesai, karena ruas jalan ini merupakan jalan penghubung lintas provinsi yang kerap dilalui pengguna jalan. Baik dari dalam ataupun luar provinsi, dengan berbagai macam keperluan, seperti mengangkut sembako, dan lain sebagainya,” ujarnya kepada klikkalimantan.com.

Ahmad Rabbani juga Camat Sungai Tabuk memaparkan, kondisi ruas jalan yang amblas karena bagian dasar aspal terjadi penurunan akibat tergerus air banjir tersebut sudah lama dikeluhkan masyarakat dan penggunaan jalan yang melintas.

“Kondisi jalan seperti itu tentunya sangat membahayakan pengguna jalan yang melintas, terlebih saat malam hari. Saya pun sempat berkomunikasi dengan konsultan perbaikan jalan. Alhamdulillah, perbaikan jalan sudah mulai dilakukan,” ucapnya.

Perelu diketahui, sebelumnya, yakni pada 29 Juni 2021 lalu, Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga PUPR Kalsel, M Yasin Toyib, sudah memastikan pihaknya akan segera menanggulangi permasalahan tersebut.

“Untuk struktur tanah kondisinya masih baik. Kemungkinan pekan depan sudah kita lakukan pengerjaan perbaikan, karena kami sudah meninjau langsung kondisi ruas Jalan Martapura Lama di Desa Sungai Batang tersebut,” ujarnya, kala itu.

Bahkan, lanjut Yasin, warga setempat pun sepakat agar ruas jalan di titik tersebut dilakukan pelebaran kurang lebih 2 meter.

“Sehingga, untuk sementara ruas jalan yang retak tersebut jangan dilewati pengendara yang melintas. Sebenarnya kami ingin memasang gatril di kelokan jalan tersebut, tapi saat ini anggarannya belum ada, sehingga kami akan melebarkan jalannya terlebih dulu,”  katanya.

Yasin mengungkapkan, faktor amblasnya badan jalan di kelokan Jalan Martapura Lama tersebut akibat terjangan arus yang masuk ke dasar badan jalan, sehingga terjadi penurunan.

“Ditambah kondisi badan jalan yang mengalami penurunan dicor semen, yang menambah beban badan jalan. Sehingga, ketika terjadi penurunan, badan jalan pun retak karena cor semen menempel kuat. Kalau hanya menggunakan agregat split, sudah pasti tidak akan terjadi retakan pada badan jalan,” pungkasnya.(zai/klik)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments