Selasa, Agustus 11, 2026
BerandaBanjarmasinGubernur Muhidin Ingin Hasil Diskusi Forpimpas Jadi Rujukan Penyusunan Kebijakan Pemeirntah

Gubernur Muhidin Ingin Hasil Diskusi Forpimpas Jadi Rujukan Penyusunan Kebijakan Pemeirntah

klikkalimantan.com, BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), H Muhidin diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik, H Adi Santoso menghadiri Welcome Dinner Forum Pimpinan Pascasarjana (Forpimpas) Tahun 2026, Minggu (5/6/2026) malam di Gedung Mahligai Pancasila, Banjarmasin.

Kegiatan tersebut menjadi pembuka rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Forpimpas Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan Dies Natalis ke-20 Program Pascasarjana Universitas Lambung Mangkurat (ULM) yang dijadwalkan berlangsung hingga 8 Juli mendatang.

Membacakan sambutan tertulis Gubernur Muhidin, Adi Santoso menegaskan dukungan Pemerintah Provinsi Kalsel terhadap penyelenggaraan Forpimpas sebagai wadah bertukar gagasan dan memperkuat kolaborasi antara dunia akademik dan pemerintah.

“Kiranya hasil diskusi ilmiah nantinya dapat menjadi bahan rujukan dan pertimbangan bagi penyusunan kebijakan pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah,” ujarnya

Dalam kesempatan itu, Gubernur Muhidin juga menyampaikan ucapan selamat datang seraya berharap kehangatan dan keramahtamahan masyarakat Banua dapat memberikan kesan yang baik bagi seluruh tamu selama mengikuti rangkaian kegiatan.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Kalsel, kami mengucapkan selamat datang di Bumi Lambung Mangkurat, semoga kehangatan dan keramahtamahan masyarakat Kalsel senantiasa menyertai selama berada di sini,” ujarnya.

Dalam suasana hangat penuh keakraban, Gubernur H Muhidin mengapresiasi Universitas Lambung Mangkurat (ULM) beserta Program Pascasarjana ULM atas penyelenggaraan Forpimpas 2026 yang bertepatan dengan Dies Natalis ke-20.

Gubernur H Muhidin menilai tema seminar bertajuk “Integrasi Pengelolaan Lingkungan melalui IPTEK, Transformasi Sains, Hukum, Sosial, Ekonomi, dan Budaya Menuju Ekosistem Berkelanjutan” sangat relevan dengan tantangan pembangunan di Kalsel.

“Isu lingkungan, ketahanan pangan, kelautan dan perikanan, energi terbarukan hingga transformasi digital merupakan bagian yang menyatu dengan agenda pembangunan daerah yang terus kami upayakan bersama seluruh pemangku kepentingan,” kata Adi (to/klik)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments