klikkalimantan.com, MARTAPURA – Intensitas hujan tinggi, desa di beberapa kecamatan, diantaranya Kecamatan Astambul, Karang Intan, Martapura Timur, dan Martapura terdampak banjir pada Sabtu (27/12/2025).
Seperti di Desa Jawa Laut. Berdasarkan data yang dihimpun Pemerintah Desa (Pemdes) Jawa Laut, jumlah rumah yang terdampak banjir di sembilan RT terdata 654 unit yang dihuni 752 Kepala Keluarga (KK) dan 1.943 jiwa dengan ketinggian air bervariasi dari 10Cm – 135 Cm.
“Saat ini sebagian warga di RT11 sudah ada yang mengungsi di SDN Jawa Laut 2, dan untuk jemaah haul yang menginap di rumah warga yang berada di dataran rendah sudah kita pindahkan, karena air banjir meninggi cukup cepat,” ujar Kepala Lingkungan (Kaling) 1 Desa Jawa Laut Abdussalam.
Perihal serupa juga diungkapkan salah satu warga di Desa Tunggu Irang, pasca diguyur hujan satu malam penuh air banjir meninggi cukup cepat, hingga merendam rumah warga.
“Kalau ruas Jalan Melati sudah terendam air banjir sejak 10 hari yang lalu. Dan hari ini air banjir meninggi cukup cepat, di ruas jalan saja sudah hampir 100 Cm,” katanya.
Selain bencana banjir, bencana tanah longsor juga terjadi di wilayah Kecamatan Aranio, total ada 6 titik lokasi tanah longsor, serta jembatan Danau Tamiyang penghubung antar desa di Desa Mandikapau Barat putus akibat diterjang banjir.(zai/klik)





































