Jumat, April 10, 2026
BerandaDPRD BanjarmasinKehilangan Air PTAM Bandarmasih Masih 28 Persen, DPRD Dorong Ditekan ke 20...

Kehilangan Air PTAM Bandarmasih Masih 28 Persen, DPRD Dorong Ditekan ke 20 Persen

klikkalimantan.com, BANJARMASIN – Tingkat kehilangan air atau non-revenue water (NRW) di PTAM Bandarmasih masih tergolong tinggi, yakni berada di angka 28 persen. Salah satu penyebab utamanya adalah kebocoran jaringan perpipaan yang sudah berumur tua.

Hal tersebut disampaikan Direktur Operasional PTAM Bandarmasih Kota Banjarmasin, Irwan Firmana, saat rapat pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Walikota Tahun Anggaran 2025 bersama Komisi II DPRD Kota Banjarmasin, Jumat (10/4/2026).

Ia menjelaskan bahwa kondisi jaringan pipa yang sudah tua menjadi faktor dominan tingginya angka kehilangan air. Oleh karena itu, pihaknya telah menyiapkan langkah penanganan melalui program penggantian pipa secara bertahap.

“Tingkat kehilangan air kita saat ini masih di angka 28 persen. Ini dipengaruhi oleh tingginya kebocoran jaringan, terutama pada pipa-pipa yang sudah berumur,” ujarnya.

Ia menambahkan, upaya perbaikan akan difokuskan pada penggantian jaringan lama dengan pipa baru yang lebih berkualitas guna menekan kebocoran.

“Penanganan yang akan kami lakukan adalah penggantian pipa lama secara bertahap. Dengan begitu, diharapkan tingkat kebocoran bisa ditekan,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Kota Banjarmasin, H Muhammad Faisal Hariyadi, memberikan perhatian serius terhadap persoalan tersebut. Ia menilai, angka kehilangan air yang masih tinggi perlu segera ditekan agar kinerja pelayanan air bersih semakin optimal.

“Kami mendorong PTAM Bandarmasih agar bisa menekan angka kehilangan air ini ke persentase ideal, yakni di kisaran 20 persen,” tegas Faisal.

Menurutnya, efisiensi distribusi air sangat penting, tidak hanya untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, tetapi juga untuk menjaga kesehatan keuangan perusahaan daerah tersebut.

“Kalau kebocoran bisa ditekan, tentu distribusi air ke masyarakat akan lebih maksimal dan pendapatan perusahaan juga bisa meningkat,” tambahnya.

Faisal pun berharap program penggantian pipa dapat direalisasikan secara konsisten dan terencana, sehingga target penurunan kehilangan air dapat tercapai dalam waktu yang tidak terlalu lama. (sin/klik)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments