Minggu, April 6, 2025
BerandaBanjarLagi, Pasar Thaibah Terbakar, Upaya Pemadaman Terkendala Akses

Lagi, Pasar Thaibah Terbakar, Upaya Pemadaman Terkendala Akses

klikkalimantan.com, MARTAPURA – Lagi, peristiwa kebakaran kembali menghanguskan beberapa unit toko di Pasar Thaibah Martapura yang terjadi pada, Sabtu (25/11/2023) sekitar pukul 16.30 Wita.

Meski peristiwa kebakaran terjadi saat kondisi hujan. Namun, karena kondisi angin kencang, serta terkendala akses di lingkungan Pasar Tradisional Martapura yang cukup sempit. Sebab, di kiri-kanan ruas Jalan Sukaramai menuju lokasi kejadian menjadi wadah Pedagang Kaki Lima (PKL) untuk menggelar lapaknya, ditambah sengkraut tali dan terpal milik PKL yang membentang di sepanjang jalur masuk lingkungan pasar. Proses pemadaman kobaran api yang dilakukan relawan petugas pemadam kebakaran (Damkar) swasta dan petugas Damkar dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Banjar membutuhkan waktu yang cukup lama, yakni sekitar satu jam.

“Setelah menerima informasi, sekitar pukul 16.52 Wita kami sudah tiba di lokasi kejadian untuk melakukan pemadaman api. Jadi, proses pemadaman dilakukan sekitar satu jam. Kendala kami, karena banyak tali dan terpal milik pedagang yang menghambat akses kami menuju lokasi kejadian,” ujar Ketua Regu II dari DPKP Kabupaten Banjar, M Mulkan.

Ditempat yang sama, Rusdiansyah selaku Direktur Perumda Pasar Bauntung Batuah (PBB) Kabupaten Banjar menjelaskan, ada sebanyak 28 unit toko di dua blok Pasar Thaibah Martapura yang hangus terbakar beserta barang dagangan milik pedagang.

“Pedagang yang berjualan di tempat tersebut rata-rata komoditi makanan ringan, alat-alat keperluan rumah tangga, serta sembako. Dan saat ini kami masih belum dapat memastikan terkait penyebab terjadinya kebakaran,” ucapnya.

Kendati demikian, Rusdiansyah memastikan Perumda PBB Kabupaten Banjar akan segera melakukan pendataan terkait jumlah pedagang yang terdampak serta total kerugian akibat peristiwa kebakaran tersebut.

“Terkait upaya penanganannya, tentu kita akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab), serta meminta arahan dari Bupati Kabupaten Banjar,” katanya.

Sementara itu, salah satu pedagang makanan ringan, yakni Napsiah berharap pemerintah agar dapat segera melakukan perbaikan terhadap bangunan toko yang terbakar tersebut. Terlebih, toko yang ia tempati sudah dau kali mengalami kebakaran, yakni terjadi pada 1 Maret 2023 lalu, dengan total jumlah toko terbakar sebanyak 26 unit di dua, Blok B28 dan Blok B29 Pasar Thaibah Martapura.

“Baru tahun lalu, toko yang saya tempati dan barang dagangan milik saya ludes terbakar. Tahun ini, dua toko yang saya tempati, yakni satu toko difungsikan sebagai gudang penyimpanan, dan tempat saya berjumlah kembali terbakar. Padahal, rehab akibat insiden kebakaran tahun lalu masih belum selesai,” pungkas.(Zai/klik)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments