klikkalimantan.com, MARTAPURA – Sektor investasi di wilayah Kabupaten Banjar terus mengalami kenaikan dari tahun ke tahun. Ini terlihat dari realisasi nilai investasi yang melampaui target dipatok pada 2025.
Menurut Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banjar, H Yudi Andrea saat membuka Forum Investasi Daerah, Senin (10/8/2026) di salah satu hotel di kawasan Kecamatan Kertak Hanyar, realisasi investasi pada 2025 bahkan mengalami surplus sebesar Rp1,6 Triliun.
Dikatakan Sekda Yudi, surplus realisasi investasi menjadi bukti iklim investasi di Kabupaten Banjar terus membaik. Salah satu faktornya adalah letak geografis Kabupaten Banjar yang strategis dan berbatasan langsung dengan ibu kota Provinsi Kalimantan Selatan, Banjarbaru.
Posisi ini, kata Yudi, memberi dampak domino positif terhadap percepatan pembangunan ekonomi di wilayah Kabupaten Banjar. “Guna menjaga keinginan pertumbuhan ekonomi tersebut, Pemkab Banjar memfokuskan pengembangan pada tiga sektor unggulan daerah yang masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Yakni, sektor pertanian, perikanan dan pariwisata,” katanya.
Menurutnya, ketiag sektor ini memiliki potensi besar menyerap investasi sekaligus memperkuat perekonomian berbasis sumber daya lokal. Sebagai langkah strategi memperkuat iklim investasi, Pemkab Banjar melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) menginisiasi pembentukan forum komunikasi interaktif. Forum ini melibatkan pemerintah daerah, pelaku usaha serta berbagai asosiasi bisnis.
“Melalui forum ini, pemerintah daerah dapat membahas berbagai persoalan, menyerap aspirasi, serta mensosialisasikan instrumen kebijakan terbaru secara efektif. Kolaborasi ini diharapkan dapat menciptakan iklim usaha yang kondusif, transparan dan berkesinambungan di Kabupaten Banjar,” kata Sekda Yudi. (to/klik)




















