Minggu, April 6, 2025
BerandaDPRD BanjarmasinPemko Diminta Awasi Hewan Qurban

Pemko Diminta Awasi Hewan Qurban

klikkalimantan.com, BANJARMASIN – DPRD Kota Banjarmasin meminta Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) untuk melakukan pengawasan terhadap masuknya hewan qurban jelang perayaan Hari Raya Idul Adha, dengan tujuan mengantisipasi penyakit pada hewan qurban.

Salah satu cara yang bisa diambil untuk mengantisifasi hal tersebut, setiap hewan yang masuk wajib disertai dengan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH).
Disamping itu, pengecekan secara berkala juga harus dilakukan, guna memantau perkembangan kelayakan hewan qurban.

“Agar semua hewan yang nantinya dipakai untuk ibadah qurban benar-benar sehat dan terbebas dari segala penyakit. Kita minta dinas terkait untuk melakukan pengecekan kesehatan, dan wajib disertai SKKH,” kata anggota DPRD Kota Banjarmasin, Hari Kartono, Jum’at (4/6/2021).

Hari Kartono menekankan, jika hewan ternak tidak disertai SKKH atau keterangan sehat lainnya, hendaknya DKP3 secepatnya melakukan tindakan. Sehingga paredaran hewan tanpa keterangan sehat bisa diantisifasi.

“Ini untuk memastikan hewan yang akan masuk ke Kota Banjarmasin benar-benar dalam keadaan sehat. Tanpa adanya SKKH atau tanda sehat, hewan tidak boleh disalurkan ke masyarakat,” tegasnya.

Setiap perayaan Hari Raya Idul Adha, papar Hari, permintaan hewan ternak baik kambing ataupun sapi mengalami peningkatan cukup drastis. Langganan pemasok hewan untuk Kalsel adalah Pulau Madura dan Sulawesi, serta sejumlah kabupaten di Kalsel seperti Kabupaten Tanah Laut.

Guna menghindari dan mengawasi masuknya hewan ternak yang tidak sehat, politisi Partai Gerindra ini juga meminta DKP3 membentuk tim untuk memantau dan melakukan pengawasan terhadap hewan yang beredar.

Tim tersebut nantinya bertugaskan melakukan pengecekan kesehatan hewan secara berkala di Rumah Pemotongan Hewan (RPH), maupun di para pedagang hewan di kota Banjarmasin.

“Sebab ini penting untuk memastikan hewan yang nantinya dipotong sebagai hewan qurban benar-benar sehat dan layak untuk dikonsumsi,” ujarnya.

Selain memastikan hewan qurban sehat, Hari juga mengingatkan masyarakat untuk jeli serta teliti terhadap hewan yang akan dipotong. Jangan diterima jika tidak disertai surat tanda sehat atau keterangan lainnya.

“Ya itu tadi, agar hewan yang dipotong dan dibagikan kepada masyarakat di Hari Raya Idhul Adha benar-benar sehat,” pungkasnya.(sin/klik)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments