klikkalimantan.com, BANJARBARU – Pendapatan Rumah Sakit Daerah (RSD) Idaman Kota Banjarbaru dari pengelolaan parkir disorot Komisi II DPRD Kota Banjarbaru. Selasa (15/6/2021) dipimpin Syamsuri, Ketua Komisi II para wakil rakyat menyambangi rumah sakit beralamat di Jalan Trikora untuk menanyakan terkait hal itu.
Disampaikan Syamsuri, pada Januari – Maret 2020, pendapatan RSD Idaman dari pengelolaan parkir mencapai Rp20 juta. Nominal pendapatan yang terus merosot; April – Mei menjadi Rp10 juta, dan menjadi Rp5 juta pada Juni – Desember.
Mengenai penurunan pendapatan dari sektor parkir, M Firmansyah, Kepala Bagian (Kabag) Tata Usaha memaparkan, penurunan disebabkan adanya penurunan pengunjung rawat jalan selama masa pandemic covid-19.
Menurutnya, sebelum pandemi, jumlah kunjungan di RSD Idaman mencapai 500 orang per hari. “Saat ini hanya 100 orang per hari. Paling banyak 150 orang,” kata Firmansyah. (to/klik)