Minggu, April 6, 2025
BerandaBanjarSukseskan Program Kurma Manis, Dinas KUMPerindag Gelar Sosialisasi

Sukseskan Program Kurma Manis, Dinas KUMPerindag Gelar Sosialisasi

klikkalimantan.com, MARTAPURA – Menfasilitasi permodalan bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) se-Kecamatan Karang Intan, Dinas Koperasi Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan (KUMPerindag) Kabupaten Banjar gelar kegiatan sosialisasi di Aula Kecmatan Karang Intan, Rabu (2/11/2022).

Sosialisasi ini menghadirkan dua narasumber dari Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Martapura Banjar Sejahtera dan Bank Mandiri, yang memberikan penjelasan tentang bagaimana tata cara mendapatkan permodalan dari Kredit Usaha Rakyat (KUR) Nasional maupun KUR dari Program KUR Maju, Mandiri, Agamis (KURMA MANIS) dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar melalui BPR.

Kegiatan sosialisasi fasilitasi permodalan yang dilaksanakan Dinas KUMPerindag tersebut diikuti 50 orang pelaku UMKM di wilayah Kecmatan Karang Intan.

Kepala Dinas KUMPerindag Kabupaten Banjar, I Gusti Made Suryawati, melalui Rudy Mulyadi selaku Kabid Usaha Mikro pada Dinas KUMPerindag mengatakan, dengan adanya kegiatan sosialisasi tersebut pelaku UMKM dapat mengetahui bagaimana tata cara untuk mendapatkan permodalan. Baik melalui KUR Nasional atau KURMA MANIS.

“Intinya, pelaku UMKM yang ingin mengembangkan usahanya sudah bisa mengakses ke bank tersebut. Kalau untuk mengajukan KUR Nasional, silakan ke Bank Mandiri atau bank pemerintah. Sedangkan program dari Kurma Manis, bisa saja langsung ke BPR,” ujarnya.

Adapun salah satu syarat untuk mendapatkan pinjaman dari KUR Nasional dan KURMA MANIS, pelaku UMKM harus berdomisili di Kabupaten Banjar.

“Minimal sudah menjalankan usahanya selama 6 bulan, dan memiliki KTP Kabupaten Banjar, utamanya tidak punya kredit macet di bank lain,” imbuhnya.

Dengan adanya program KUR Nasiona dan KURMA MANIS, Rudy Mulyadi berharap pelaku usaha super mikro dapat menumbuhkan sekaligus mengembangkan usahanya tersebut. Terlebih program KUR tersebut mendapat dukungan penuh dari Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Banjar. “Semoga tahun depan bisa lebih banyak lagi anggarannya untuk KUR,” harapnya.

Ditempat yang sama, Muhammad Ilmi selaku Camat Karang Intan sangat mengapresiasi adanya kegiatan tersebut. terlebih para pelaku UMKM sangat antusias mengikuti kegiatan sosialisasi.

“Dengan adanya kegiatan ini, kita bisa mendapatkan data dari pelaku usaha di Kecamatan Karang Intan. Nantinya data tersebut akan menjadi bahan dasar bagi perumusan kebijakan untuk bahan koordinasi selanjutnya. Terlebih, berdasarkan data pada Dinas KUMPerindag Kabupaten Banjar, dari total sebanyak 26 desa yang ada di Kacamatan Karang Intan, baru terinput sekitar 75 persen pelaku UMKM di Kecmatan Karang Intan,” bebernya.

Tak hanya itu, Camat yang akrab disapa Ilmi juga menjelasakan kendala yang saat ini dihadapi pelaku UMKM di wilayah Kecamtan Karang Intan, yakni soal dana yang masih belum diterima pelaku UMKM.

“Mestinya per dua minggu dana insentif tersebut sudah masuk ke rekening pelaku UMKM berdasarkan jumlah pelaku usaha yang terdata. Karena kita sudah mengajukan terhitung dari 18 Oktober 2022. Padahal sambutan masyarakat sudah luar biasa, namun masih belum ada support dari atas (pemerintah provinsi),” pungkasnya.(zai/klik)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments