klikkalimantan.com, MARTAPURA – Realisasi nilai investasi di Kabupaten Banjar pada 2025 melampaui target dipatok. Bahkan, realisasi nilai invetasi tahun lalu surplus sebesar Rp1,6 Triliun.
Melampaui target pada 2025, target investasi yang harus direalisasikan Dinas Penanamn Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Banjar ditambah pada 2026, mencapa Rp2,14 Triliun.
Dari target itu, Plt Kepala DPMPTSP Banjar, Santi Nurlaela saat pelaksaan Forum Investasi Daerah, Senin (10/8/2026) di salah satu hotel di kawasan Kecamatan Kertak Hanyar mengatakan, realisasi target investasi mencatat angka positif. Karena hingga Triwulan I 2026, angka realisasi invetasi telah mencapai 27 persen.
“Hingga Triwulan I 2026, capaian realisasi investasi di Kabupaten Banjar mencatatkan angka yang positif, menyentuh 27 persen dari total target tahunan,” kata Santi Nurlela pada kegiatan yang dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banjar, H Yudi Andrea saat pembukaan.
Dikatakan Santi, sinergi dan kolaborasi antara pemerintah daerah dan pelaku usaha, temasuk melalui Forum Investasi Daerah ini diharapkan dapat mendorong peningkatan tren positif realisasi investasi. Pun dengan berbagai potensi produk unggulan dimiliki Kabupaten Banjar, dapat dipromosikan lebih luas. “Tujuannya untuk menarik minat para investor, baik lokal maupun nasional,” ujarnya.
Tentang iklim investasi di Kabupaten Banjar yang terus membaik, Sekda Yudi Andrea mengatakan, Pemkab Banjar memfokuskan pengembangan investasi di tiga sektor unggulan. Yakni; pertanian, perikanan, dan pariwisata.
“Ketiga sektor ini memiliki potensi besar menyerap investasi sekaligus memperkuat perekonomian berbasis sumber daya local,” kata Sekda Yudi Andrea. (to/klik)




















