Sabtu, April 5, 2025
BerandaBanjarWujudkan Kabupaten Banjar Lebih Baik, Dua ASN Ajukan Pensiun Dini

Wujudkan Kabupaten Banjar Lebih Baik, Dua ASN Ajukan Pensiun Dini

klikkalimantan.com, MARTAPURA – Terhitung sejak hari ini, yakni Selasa (2/5/2023). Muhammad Ilmi selaku Camat Karang Intan telah resmi mengundurkan diri sebagai pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banjar.

Dikonfirmasi terkait kabar mengejutkan tentang pemberhentian dirinya, Camat Karang yang akrab disapa Imi tersebut juga tak menampiknya.

“Hari ini saya secara resmi sudah menerima Surat Keputusan (SK) Pemberhentian dengan hormat sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) atas permintaan sendiri atau pensiun dini,” ujarnya kepada klikkalimantan.com

Selain itu, Imi juga menjelaskan alasan dirinya memilih keputusan yang tidak populer menurut sebagai orang, khsusunya di kalangan ASN tersebut, yakni melanjutkan kiprahnya di Partai Politik (Parpol) menyambut Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

“Langkah ini saya ambil semata-mata untuk memberikan ruang kepada kita dan kawan-kawan yang memang memiliki komitmen yang sama untuk membangun negeri tercinta kita ini. Sehingga kita sudah menyiapkan wadah, yakni berupa Parpol Garda Perubahan Indonesia (Garuda),” ucapnya.

Tak hanya itu, didampingi Muhlisaril yang juga mengundurkan sebagai Kasi Pemerintah Kecamatan Paramasan. Imi menegaskan bahwa Parpol Garuda memang dipersiapkan untuk kawan-kawan yang memiliki komitmen untuk membangun negeri, baik dari kalangan masyarakat biasa, birokrat, TNI, dan Polri yang siap mengambil langkah yang sama.

“Jadi, kawan-kawan yang mau mengambil langkah yang sama, silahkan bergabung di Parpol Garuda. Kita juga berkomitmen dalam pesta demokrasi pada Pemilu 2024 nanti tidak akan menggunakan sistem Money politic,” tegasnya.

Meski sistem No Money politic saat ini dinilai melawan arus, lanjut Imi lebih jauh. Namun, bagi kalangan orang yang memiliki komitmen yang sama, yakni untuk membangun negeri, pasti tidak akan melihat sisi tersebut.

“Jadi, kita melihat dari segi komitmen bersama dan asas kerja gotong royong untuk mewujudkan apa yang dicita-citakan untuk membangun negeri. Semua orang pasti ingin daerah maju, tak terkecuali Kabupaten Banjar. Caranya, ya…jangan dinodai dengan hal hal berbau politik uang, dan masyarakat kita jangan dirusak dengan cara itu,” katanya.

Jika tetap dilakukan, papar Imi lebih jauh, sama saja dengan mencederai demokrasi, terlebih bertentangan dengan agama.

“Terlebih, Kabupaten Banjar berjuluk sebagai Kota Serambi Mekkah,” tuturnya.

Ditanya apakah dirinya akan ikut berlaga pada Pemilu Legislatif (Pileg) DPRD Kabupaten Banjar 2024 dibawah naungan Parpol besutan Ahmad Ridha Sabana yang pernah memimpin Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) periode 2011-2014.

Imi pun mengamininya, dan

“Insyaallah saya akan mengikuti Pileg 2024. Terkait ditempatkan di Daerah Pemilihan (Dapil) mana nantinya, kita masih menunggu keputusan Ketua Umum DPP Garuda. Kabarnya DPP Garuda akan melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Kalimantan Selatan (Kalsel). Di sanalah nanti kita akan diskusikan, karena Ketua Umum, pasti melihat dulu bagaimana potensi bakal calon,” pungkasnya.(zai/klik)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments