Apel Siaga Karhutla, Bupati: Penanggulangan Bukan Tanggungjawab Bersama

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
KARHUTLA - Bupati Banjar H Khalilurrahman saat menjadi pembina Apel Siaga Karhutla di pelataran Kantor BPBD Kabupaten Banjar.

KLIKKALIMANTAN.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar dimotori Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melakasankan Apel Siaga Kebakaran Lahan dan Hutan (Karhutla, Rabu (24/7/2019).

Bupati Banjar H Khalilurrahman menjadi inspektur pada apel yang dilaksanakan di pelataran Kantor BPBD dan dimelibatkan sejumlah pihak; TNI, Polri, Satpol PP, UPT Damkar, PMI dan sejumlah pihak terkait lainnya.

Dalam sambutannya bupati yang kerab disapa Guru Khalil ini mengatakan, Kabupaten Banjar termasuk wilayah tinggi tingkat kerawanan terjadinya karhuta. Sesuai UU Nomor 24/ 2007 tentang Penanggulangan Bencana dan Peraturan Daerah Kabupaten Banjar No 18 tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana, penangulangan karhutla bukan semata wewenang pemerintah saja akan tetapi juga menjadi tanggung jawab semua pihak, baik termasuk masyarakat dan dunia usaha.

Terlebih lagi, lanjutnya, karhutla acapkali berdampak pada kehidupan dan penghidupan masyarakat, kesehatan dan terganggunya aktivitas lalu lintas darat, air dan udara.

“Kesiapan kita semua dalam menghadapi bencana ini sangat diperlukan. Dan apel siaga hari ini sebagai salah satu langkah antisipatif penanggulangan di tahap pra bencana,” kata Guru Khalil.

Sementara itu usai apel, Kepala BPBD Kabupaten Banjar, HM Irwan Kumar mengatakan, daerah Kecamatan Gambut merupakan lahan gambut yang cukup dalam dan perlu keseriusan dalam penanganannya. Oleh sebab itulah menggelar Apel Siaga Kebakaran Hutan dan Lahan

“Kami menghimbau kepada petani saat panen jangan sampai membakar jerami. Kalau siap panen jangan dibakar. Pihaknya sudah mensosialisasikan kepada para petani mudah-mudahan bisa mentaatinya.”ujarnya

“Hingga saat ini belum ada hotspot, tetapi tetap diwaspadai terutama lahan gambut, tahun lalu 720 hektar yang terbakar dan mudah-mudahan tahun ini berkurang,” tambahnya.

Pentingnya partisipasi masyarakat seperti relawan, pihaknya menyadari belum bisa memberikan bantuan kepada para relawan seperti barisan pemadam kebakaran. Pihaknya tetap mengharapkan kerjasama selama ini tetap berlangsung baik. (adv/to/klik)

BACA JUGA :
Dispersip Banjar Luncurkan ‘Gema Manis’

Berita Terbaru

Scroll to Top