Gelar Forum Konsultasi Publik RKPD 2025, Kepala Bappeda Balangan: IPM Naik, Kemiskinan Menurun

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
MEMAPARKAN-Kepala Bapperida Balangan, Rakhmadi Yusni saat memaparkan RKPD Tahun 2025 Kabupaten Balangan di acara forum konsultasi publik yang digelar di Aula Benteng Tundakan, Parsel, Balangan.(diskominfosan/klik)

klikkalimantan.com, PARINGIN-Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Balangan menggelar forum konsultasi publik penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2025 di Aula Benteng Tundakan, Paringin Selatan (Parsel), Kamis (29/2).

Forum tersebut dibuka Sekretaris Daerah (Sekda) Balangan, Sutikno. Saat itu,  hadir unsur Forkopimda Balangan, Kepala SKPD, camat, mitra perusahaan, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan organisasi lainnya di Kabupaten Balangan.

Sekda Balangan, Sutikno menyampaikan, forum konsultasi public ini merupakan agenda penting dalam tahap perencanaan pembangunan daerah, yang berfungsi untuk menjaring aspirasi, masukan, dan saran dari seluruh pemangku kepentingan di Balangan.

Oleh karena itu, kata Sutikno, melalui forum ini diharapkan dapat terjaring aspirasi dan masukan dari seluruh stakeholder pembangunan untuk penyempurnaan RKPD 2025 Kabupaten Balangan.

Senada, Kepala Bapperida Balangan, Rakhmadi Yusni menambahkan, masukan dan saran yang diperoleh dari forum ini akan menjadi dasar dalam penyusunan RKPD Kabupaten Balangan.

“Tema rencana kerja pemerintah daerah tahun 2025 adalah percepatan pemenuhan infrastruktur dan peningkatan perekonomian dalam menunjang daya saing daerah untuk pembangunan berkelanjutan,” ucap Rakhmadi Yusni.

Apalagi, lanjut Rakhmadi Yusni, di tahun 2025 dan melalui forum ini dapat menjadi titik awal pembangunan daerah, sehingga berdampak dan manfaatnya dapat benar-benar dirasakan oleh masyarakat.

“Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Balangan pada tahun 2023 mengalami peningkatan, dari 72,2 persen menjadi 72,97 persen. Sedangkan angka kemiskinan pun turun dari 5,83 persen menjadi 5,22 persen,” terang Rakhmadi Yusni.(pr/klik)

BACA JUGA :
Rp28 Miliar untuk Penanganan Covid-19 di Kota Banjarbaru

Berita Terbaru

Scroll to Top